My (Bad) Bestfriend

My (Bad) Bestfriend

  • WpView
    Reads 172,910
  • WpVote
    Votes 2,671
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 14, 2017
18+ content sinopsis Pada awalnya aku menganggapnya sama saja dengan lelaki lain, aku membiarkan dia mendekatiku hanya karena dia tidak menunjukkan ketertarikannya padaku. hanya saja dengan kekasih kekasihnya yang segudang membuatku agak risih. "Ane... Kau punya hubungan apa dengan Nic?" "kau seperti Babby Sitternya saja. mengikuti Nic kemanapun dia berada." "kalau hanya teman kenapa nempel sekali kau dengannya?" banyak sekali yang perkataan perkataan yang kurang enak yang sering aku dengar. tapi aku selalu mengabaikannya. "kalian tidak akan pernah tahu kalau kalian tidak mengalaminya." ini ceritaku dengan Nicholas Mikael Mackenzi **************** ceritanya sih aku udah mau hiatus dan mau jadi reader yang berbakti ajja tapi tiba-tiba mau nyelesaiin cerita ini. tapi ternyata idenya udah gak nyambung jadi ajja aku coba ngerombak ceritanya. semoga ajja kalian suka yah aku coba bikin KONFLIK yang RINGAN ajja cukup hidup aku ajja yang rumit. hehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jane [OPEN PO]
  • Emotion Love
  • Beautiful Sunset
  • KESETIA'AN
  • Caca
  • π…πšπ€πž π‘πžπ₯𝐚𝐭𝐒𝐨𝐧𝐬𝐑𝐒𝐩 (π‚πŽπŒππ‹π„π“π„πƒ)
  • BEDA USIA AGAIN JILID 2,( END' )
  • someone like you
  • (?)
  • May I Love You?

"Aku tak tahu apa yang telah kau perbuat padaku, saat kau mengirimku surat pertemuan wawancara kita, aku langsung tertarik mencari data dirimu. Kata-kata mu yang terlalu irit selalu saja membuatku bertanya pada diriku sendiri. Jane, tolong katakan apa kau merasakan hal yang sama?" Tidak. Aku pasti sedang bermimpi. Tak mungkin seorang pria berusia tigapuluhdua tahun yang tampan dan sukses sepertinya menyukaiku. Aku hanya seorang gadis tujuhbelastahun yang berwajah kampungan, bertubuh gempal dan berpenampilan udik. Sungguh, mataku saja tak pantas menatap mata jernihnya. Bagaimana bisa semua ini nyata? "Tidak, aku tak bisa mempercayaimu." aku memilih mengelak daripada aku harus terluka. [18+]

More details
WpActionLinkContent Guidelines