We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ceo wife
  • WpView
    Reads 171,149
  • WpVote
    Votes 6,243
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 31, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
clara jade. perempuan yang manis yang bekerja agar bisa menghidupi dirinya. xavier black. ceo kaya dan terkenal selalu mempermainkan hati wanita dan selalu mendapatkan apa yang dia inginkan. bagaimana kalau mereka bertemu karena clara yang bekerja dikantor xavier dan clara harus melakukan sesuatu yang bersifat permanen ? apakah karena kejadian itu mereka akan saling mencintai ? **************************************** "ak-a-aku tak tau Xavier" ucapku berubah pikiran. Tadinya aku ingin menerimanya, tetapi aku tidak yakin. Bagaimana ini ? aku tidak mungkin menikahinya. Apalagi aku tidak cinta dengannya. "apa maksudmu kau tidak tau!" bentak Xavier. Aku yakin sekarang dia sangat marah kepadaku. Apa yang harus kulakukan ? menerima permintaanya atau menolak permintaanya tetapi hidupku sengsara ? aku pun tersadar dari pikiranku karena Xavier tiba-tiba berada didepanku dan mengangkat daguku untuk menatapnya. "kau tahu clara ? kau sekarang hanya punya dua pilihan. Hidup di dunia ini dengan sengsara tanpa ada siapapun menemanimu. Atau kau hidup bahagia bersama orang-orang yang kau cintai.." ucap Xavier sambil mengelus pipiku. "apakah itu pilihan yang susah clara ?"
All Rights Reserved
#20
assistant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Kenangan di Masa MPLS
  • Maid marry  [H.S]
  • As Possible
  • My Mistakes
  • MARRIED MY EX
  • AERYS ; QUERENCIA (COMPLETE) | BELUM DI REVISI
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • IVENDER
  • DikaRanggi

Jangan lupaa follow and votee yaa guyss💫 Semuanya bermula dari masa MPLS. Clarissa dan Zayn dipertemukan lewat ajakan sederhana "Collab jj berdua," Nggak ada yang aneh waktu itu-hanya dua orang yang saling bantu. Tapi dari kebiasaan kecil itu, tumbuh perasaan yang nggak direncanakan. Mereka mulai saling cari, saling tunggu, sampai akhirnya... saling jatuh hati. Zayn bukan tipe yang romantis, tapi ucapannya waktu itu cukup bikin Clarissa terdiam. "Kita HTS, ya?" Tanpa status, tanpa janji, tapi dengan rasa yang tumbuh setiap hari. Mereka tahu, ini hubungan yang rapuh. Dan benar saja-semuanya runtuh saat razia sekolah menuntut mereka 'putus' saat itu juga. Malamnya, Clarissa hanya bisa menatap layar ponselnya kosong, membaca pesan terakhir dari Zayn: "Kita cukup sampai sini aja, ya." Sejak malam itu, Clarissa mengerti. Nggak semua perasaan bisa dipertahankan, dan nggak semua kedekatan harus diartikan lebih. Mungkin... memang seharusnya mereka hanya teman. Nggak usah bawa perasaan ke dalam pertemanan yang harusnya ringan. Tapi kenapa ya, hal yang katanya ringan itu... justru ninggalin luka paling berat? Mereka mulai asing, seperti dua orang yang tak pernah saling mengenal. Tapi jauh di dalam hati, baik Clarissa maupun Zayn tahu... mereka masih saling mengingat. Masih hafal jam tidur satu sama lain, tahu kapan biasanya lapar, tahu siapa yang dulu suka pakai jaket merah. Dan satu-satunya cara mereka tahu kabar masing-masing sekarang... cuma dari streak api yang tetap nyala setiap hari. Bukan karena mau ngobrol, tapi karena diam-diam mereka belum siap benar-benar kehilangan. Karena pada akhirnya, perasaan yang tidak pernah tersampaikan akan selalu tinggal dalam diam. Dan dalam diam itu, mereka menyimpan segalanya-rasa yang belum selesai, dan kenangan yang tak bisa diulang. Seolah berkata, "130," seperti kode kecil yang hanya mereka berdua yang tahu: aku masih sayang, tapi aku gak bisa bilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines