Evil Reflection

Evil Reflection

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2015
Sebenarnya ini adalah Cerbung yang saya buat tahun lalu, dan saya sudah posting sampai Part 2 di Blog saya ini dengan beberapa perubahan. Tapi, waktu itu saya lagi malas buat melanjutkannya, well sepertinya sekarang saya berniat melanjutkan cerita ini sampai selesai. Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Cerita ini bergenre Horror dan misteri. Memakai sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama. Semoga cerita ini bisa menghibur pembaca :) Dan saya harap pembaca menyukainya :) Happy Reading guys :) "Setiap orang pasti pernah atau sering melihat refleksinya sendiri di depan cermin. Contohnya entah itu untuk melihat kelebihannya sendiri dan memujinya, sampai untuk melihat kekurangannya sendiri. Tapi aku tak yakin jika itu memang benar, dan mungkinkah kau tidak tahu bahwa aku berada di dalam cermin, melihatmu, memperhatikanmu dan menertawakanmu, hahaha. Apakah kau yakin refleksi di cermin itu adalah dirimu sendiri, atau itu aku?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent Scars | Orine
  • Cinta Tapi Cinta?
  • THAT'S MY IDOL (orinee😋😋)
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • You Are Not Alone [ORINE] END
  • the secret of puppy S2 [lilynn]
  • Cerita Kita
  • YOUNG
  • I LOVE MIMA (Lurah Family)
  • Kumpulan Cermin

seorang gadis yang selalu menghadapi kejamnya dunia dengan senyuman manisnya. gadis yang tak pernah terpikirkan cara untuk membenci, tak peduli berapa kali dirinya di hina, senyuman nya tak akan pernah luntur dari parasnya yang indah. mungkin hanya ada kesedihan di dalam dirinya, dan tak lupa keikhlasan dirinya menghadapi itu semua dengan senyuman. "jangan pernah berani buat sentuh gue" "dasar ga guna" "lu ga akan pernah pantas jadi teman gue" -Oline entah siapa yang ada di pihak nya, entah siapa yang melindungi nya, dan entah siapa yang menemaninya. yang pasti mereka semua hanya diam saat dirinya di tindas, mereka semua bahkan ikut mengolok-olok dirinya. "aku hanya ingin membantu" "maaf sudah membebani" "aku akan memantaskan diri" -Erine

More details
WpActionLinkContent Guidelines