Red to Blue (Pending)

Red to Blue (Pending)

  • WpView
    Reads 289
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 1, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
"Semua pasti akan pergi dan tak akan kembali" Entah apa yang membuat Randi tidak ingat dengan wajah sahabat sekaligus kekasihnya. Seseorang yang selalu ia tunggu selama tujuh tahun lamanya tanpa kabar. Menanti dan terus menanti hingga dipertemukan lagi. "Apa rasa itu masih ada? tujuh tahun menanti dengan seribu harapan dia kembali, tapi sekarang berbeda." Tempat cinta itu masih setia diisi oleh Laura atau diisi dengan yang lain? [Synopsis already edited] enjoy with my novel ^^ copyright©2015 Safitri Handayani (Saafha)
All Rights Reserved
#640
tragedy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • a New Chapter
  • Coretan Melodi - The Love Playlist Volume 2
  • Rasa Tanpa Suara
  • Promise
  • Terjadi Sesuatu Padaku
  • Aku,Kamu dan Dia
  • Pergi yang Tak Kembali..
  • Diantara Cinta Dan Takdir
  • Dua Hati✅
  • Ex or New? [REVISI]

Pasca keputusannya meninggalkan perempuan yang amat dicintainya, Ditya hendak pergi dari kota yang sudah belasan tahun menjadi rumahnya. Meninggalkan Viona dan semua kenangan yang pernah terukir bersamanya. Hatinya masih terluka, bahkan luka itu masing menganga, basah, dan bernanah. Entah kapan Ditya akan bisa menyembuhkan luka hatinya, berdamai dengan dirinya sendiri yang telah kalah berulang kali. Pertemuan Ditya dengan Nadien membuka halaman baru kehidupannya. Mengenal seorang gadis yang cantik, manja, hangat dan menyenangkan disaat bersamaan sedikit demi sedikit menyalakan cahaya harapan di hati Ditya kembali. Harapan untuk kembali dicintai. Harapan untuk kembali diinginkan. Harapan untuk bisa membalas cinta dan kasih sayang. Sayangnya, Ditya tak tahu, Nadine pun menyimpan luka hati dan deritanya. Apakah kesempatan kedua itu ada? Bisakah dua orang yang terluka saling mencintai tanpa dihantui rasa takut karena kegagalan sebelumnya? Bisakah mereka berdua saling menerima, saling mendampingi di saat kesakitan mereka, tegas terhadap pilihan mereka saat ini? Akankah mereka bersatu atau akhirnya kembali menelan pahitnya kehilangan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines