
"Apa yang lebih mengerikan dari hantu guen?" Seren bertanya padaku walau pun dia masih fokus pada laporan yang sedang diketik di laptop. Aku hanya memandangnya samar karena airmata yang berlinang, habis sudah semua harga diriku di depannya karena malam ini aku menemuinya sambil menangis meraung-raung. "Nggak tau." "Apa yang udah lo perbuat dimasa lalu!" Huaaaaaa sepertinya aku salah menemuinya untuk membuat diriku sedikit tenang. Doni apa salahku padamu.Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang