Story cover for Unexpectedly by HelloMeoww
Unexpectedly
  • WpView
    Reads 529
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 529
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Aug 07, 2015
Bukan puisi. Bukan pengalaman diri. Maupun pantun jenaka yang bahkan membuat anda terpingkal-pingkal.

Sesak. Namun entah mengapa masih ingin mencecap jutaan kata di dalamnya.

Seolah ada kepulan asap yang memenuhi paru lalu membuat seseorang terbatuk. Akan ada bulir air mata yang mengumpul di pelupuk mata. Akan ada senyum yang nyaris hilang dan mengembang kembali. Akan ada bahu yang bergetar dengan jiwa yang ringkih.

Aku. Kamu. Dia. Mereka. Ya, pasti. Atau bahkan akan mengalami hal itu.
All Rights Reserved
Sign up to add Unexpectedly to your library and receive updates
or
#420word
Content Guidelines
You may also like
Cinta Berbalut Puisi by HarrySuharto
26 parts Complete Mature
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
You may also like
Slide 1 of 8
Velmora Selphine cover
The Silence That Shaped Me cover
JIWA cover
• EUTANASIA • cover
Antara Dendam dan Cinta cover
Zaici Huilai cover
Cinta Berbalut Puisi cover
ABSURD QUOTES II cover

Velmora Selphine

8 parts Ongoing Mature

Secepat kilatan petir yang mengoyak langit, melaju tanpa ragu.. garang, liar, dan tak terbendung. Ia tak sekadar bergerak, tapi menghantam dengan dahsyat, menciptakan gelombang yang mengguncang, membakar dalam setiap lintasannya. Seperti badai yang tak mengenal belas kasihan, ia menyapu, menuntut, menenggelamkan dalam pusaran yang membuat napas memburu dan tubuh bergetar. Tiap sentuhannya adalah percikan api, tiap gerakannya adalah tarian hasrat yang menggelora-menjerat, memabukkan, hingga tak ada celah untuk lari, hanya menyerah dan menikmati hingga ke titik tak terbayang.