Paman Gath

Paman Gath

  • WpView
    Membaca 267
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Des 4, 2023
Prolog Malam itu langit cerah seperti biasanya di desa kecil tempat Granny tinggal. Tidak ada yang aneh tentang itu, selain bunyi lonceng yang bergema setiap malam-malam ganjil. Menurut Granny, lonceng itu tanda sedang berlangsungnya tradisi desa. Granny tidak pernah mau menjelaskan lebih lanjut, entahlah kenapa. Suara itu berasal dari pinggiran desa, tepatnya di dekat kebun Paman Gath. Anehnya suara itu bergema ke seluruh desa. Jika kalian tidak tahu Paman Gath adalah tetangga yang tinggal tepat di sebrang rumah Granny. Aku belum pernah bertemu dengan Paman Gath sebelumnya, walaupun hari ini tepat satu minggu aku tinggal di desa kecil ini. Tidak ada yang aneh tentang hal itu, selain menurut Granny, Paman Gath sedikit takut dengan sinar matahari. Tidak ada yang aneh tentang itu, aku sendiri tidak pernah mau berurusan dengan sinar matahari yang akan membuatku gosong karena panasnya. Kau tahu panasnya matahari siang di bulan Agustus sangatlah terik, karena itu aku lebih suka musim dingin. Walaupun sebenarnya di desa tempat tinggal Granny curah hujan sangatlah tinggi, Ya sama sekali tidak ada hal aneh di sini. Tapi ternyata aku salah, saat malam ke-25 di bulan ini. Lonceng yang biasanya berbunyi sebanyak 3 kali, kali ini berbunyi sebanyak 6 kali. Bukan hanya itu, tepat saat bunyi lonceng ke-6 mataku terpejam di dekat kebun Paman Gath dengan banyak suara yang bergema di telingaku, salah satunya suara Granny. Hanya satu kata yang beliau dengungkan, yaitu Gath.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#39
ceritaanak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • FATE ✓
  • Pelangi sehabis hujan
  • Atha,That's Her Name (gxg)
  • [BL] Sudden Omega
  • lost in the gaze of obsession
  • DUNWICH
  • Senja Termendung
  • ID7 Fanfic - Feather of Freedom [End]
  • Between Crown and Forest
  • bisikan
FATE ✓

Sean, seorang anak yang di tinggal mamahnya merantau ke luar negri selama 6 tahun tanpa pernah pulang menemuinya. Sean yang di tinggal saat berumur 10 tahun tanpa satupun keluarga yang menemani. Papahnya? Setelah bercerai, Papah Sean memblokir semua akses komunikasi dengan Sean. Sean yang saat itu hanya bocah lugu tak tau apapun, hanya menurut ketika Papahnya pamit pergi bersama selingkuhannya. Sama seperti saat Papahnya pamit, saat Mamahnya pamit untuk ke luar negri Sean hanya dapat menurut dan memberikan senyum cerah ke arah mamahnya. Awalnya Sean ingin ikut dengan Mamahnya. Namun mamahnya menolak dan menyuruh Sean tetap tinggal dan berjanji akan cepat pulang. Namun nyatanya selama 6 tahun lamanya Mamah Sean tak kunjung pulang walau hanya sekali saja. Namun, Sean masih bersyukur. Tak seperti Papahnya yang hilang bak di telan bumi. Mamahnya masih sering menelponnya untuk memberi kabar dan masih menjamin segala kebutuhan Sean. Sehingga Sean begitu menyayangi Mamahnya dan selalu percaya bahwa Mamahnya akan menemuinya suatu saat nanti. Sean akan selalu menunggu sampai hari itu tiba. Hingga suatu hari, Sean melihat sosok yang mirip Mamahnya di depan sebuah Restoran sedang di rangkul oleh sosok pria dewasa seumuran mamahnya sembari menggendong anak kecil berumur sekitar 3 tahun.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan