Pecahan Kaca

Pecahan Kaca

  • WpView
    Reads 539
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 8, 2015
Ketika tak ada lagi alasan untuk aku bertahan lebih lama. "Maaf, kami tidak bisa menyelamatkannya." Duniaku runtuh seketika. Copyright Β© 2015 by lil-galilei
All Rights Reserved
#542
flashfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tell The World I Love U
  • Senja
  • Every Rose Has Its Thorn
  • 02.60 [ 𝐄𝐍𝐃 ]
  • Breathe
  • Choose A Way Of Life
  • Memories.
  • Dear You
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]

Aku tahu dia ada di sini. Aroma parfumnya tidak berubah sedikit pun-vanilla musk dengan sentuhan citrus. Di antara ratusan orang, aku bisa menemukannya hanya dari itu. Perth. Aku melihatnya tadi, bersembunyi di balik temannya. Masih sama seperti dulu-selalu berusaha menjauh saat merasa terancam. Tapi kali ini, aku tidak akan membiarkannya lari. Tidak lagi. Dulu, aku kehilangan dia karena kesalahan yang bukan salahku. Karena manipulasi orang lain. Aku mencintainya, dan dia mencintaiku, tapi dunia memaksa kami saling menyakiti. Sekarang, aku kembali ke masa lalu. Dengan segala kekuatan dan harta yang kumiliki, aku putar waktu demi satu hal: menyelamatkan Perth dari akhir yang menyedihkan. Dan aku tidak butuh dia tahu. Aku tidak butuh pengakuan. Aku hanya ingin dia hidup bahagia. Dengan atau tanpa aku. Tapi aku akan tetap ada. Dekat. Diam-diam. Aku akan mendekatinya perlahan. Takkan membuatnya takut. Takkan mengubah takdir secara kasar. Cinta ini cukup kuat untuk menunggu. Dan ketika dia siap... aku akan ada di sana. Tetap mencintainya, seperti sejak awal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines