In Real Life

In Real Life

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 9, 2015
Aku seorang pemimpi.Aku rela menghabiskan waktuku hanya untuk sebuah mimpi yang terjadi atau tidak di dunia nyata. Aku benci dunia nyata.Dunia nyata telah merenggut orang tuaku saat aku masih kecil.Dunia nyata telah membuatku semakin putus asa dalam hidupku.Justru bermimpi membuat ku yakin bahwa aku bisa melakukan semua ini tanpa kedua orangtuaku disam mpingku.mimpi menjadi motivasi buatku sendiri Dengan mimpi inilah aku menemukan seorang special didalam hatiku Dan orang special itu menghilangkan kebiasaan anehku seperti bermimpi berjam jam.Aku juga mulai bersosialisasi dengan orang orang disekitarku.Itu semua berkat seseorang special tersebut.
All Rights Reserved
#53
harrystyles
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • philopobhia
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Our Memories
  • Mr. Styles (Harry Styles x Kendall Jenner)
  • She's Not Afraid
  • My First Experience
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Niallyn (Niall Love Story)
  • Late Regret
  • TOGETHER | H.S [Completed]

Setiap orang pasti ingin mempunyai jalan hidup yang sempurna, seperti setelah tamat SMA kuliah, kemudian lulus tepat waktu, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang diharapkan, jatuh cinta, menikah diusia 25 tahun, punya anak yang lucu-lucu Ya seperti itulah mungkin yang diidam-idamkan oleh kebanyakan kaum hawa, atau hanya aku saja? Tapi pada kenyataannya hidup ini tidak seindah apa yang kita bayangkan Ya... aku harus terima hanya lulusan SMA karena orang tuaku tidak mampu untuk membiayai kuliahku. Bekerja dengan gaji yang tidak sampai UMR, dan membantu keuangan keluarga. Bukan mengeluh sich, hanya saja melihat teman-teman lain yang bisa lulus kuliah dan bisa bekerja di suatu perusahaan membuatku merasa Yaaa... begitulah And I'm still jomblo di usiaku yang sudah 27 tahun ha.. ha... ha... sudah jauh dari apa yang aku impikan selama ini Well... it's okay. I'm singlenya and Verry happy Aku cukup bahagia dengan teman-temanku, paling tidak satnight ku tidak sampai jadi sadnight-lah ha.. ha.. ha.. Sampai suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang merubah hidupku. Dan sampai pada akhirnya aku mempunyai suatu pobhia yang dinamakan Philophobia. Dan... Inilah kisahku

More details
WpActionLinkContent Guidelines