A Wallflower Love Story (AWLS)

A Wallflower Love Story (AWLS)

  • WpView
    Reads 62,526
  • WpVote
    Votes 5,495
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Apr 25, 2019
Jika kau hidup di dunia ini sudah merasa cukup hanya dengan mengikuti ke mana arus takdir membawamu, maka kau salah besar. Memang benar takdir kita sudah tertulis, dan kita wajib mengimaninya. Tapi, apa kita hanya harus berdiam diri menunggunya? Ayolah, setidaknya kita akan lebih puas jika bisa menguak takdir itu dengan perjalanan dan perjuangan yang sedikit berliku. Jangan takut saat kau tersesat, berpetualanglah, nikmatilah, buka mata dan hatimu lebar-lebar dan belajarlah dari semua hal yang kau temui. Saat kau sudah lebih peka dengan dunia, pastikan kau tidak kehilangan jati dirimu. Temukan jalan pulang terindah, pulanglah dan jadilah dirimu yang tanpa batas. PS: ON EDITING! Jd maaf kalau masih berantakan. Inspired by 'The Perks of Being A Wallflower'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That One Glimpse Love
  • Kedaluwarsa ✓
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • REGATHAN [END]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Shadows of the Main Story
  • Sampai Kepadamu
  • My Bride 2 (Tamat)
  • My Duchess / End
  • Salah Target [Unpublish]

Pindah ke tempat baru tak pernah terasa mudah, apalagi saat segalanya terasa asing, dingin, dan penuh tatapan yang tak dikenali. Ia datang bukan untuk mencari teman-apalagi cinta. Tujuannya sederhana: lulus, lalu pergi. Namun, takdir seolah punya cara sendiri dalam mempermainkan hati. Satu tatapan. Singkat, tapi cukup tajam untuk menggoyahkan dinding yang selama ini dijaga rapat. Pandangan yang seharusnya tak berarti apa-apa justru meninggalkan jejak di benak seseorang yang bahkan tak tahu namanya. Dan dari situlah semuanya bermula. Tanpa janji, tanpa rencana. Hanya perasaan yang tumbuh diam-diam dari kejadian yang terlihat sepele. Karena kadang, yang dibutuhkan hanyalah satu pandangan untuk mengubah arah hati. - That One Glimpse Love. Written by aiisweetie.

More details
WpActionLinkContent Guidelines