The Upper Most

The Upper Most

  • WpView
    Reads 676
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing30m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2015
Anak perempuan yang duduk dibangku Sekolah Menengah pertama . Usia yang sedikit menggelikan hati bila seusia itu untuk saling bertukar perasaan atau yang sering ABG sebut itu pacaran . Sedikit heran, dia duduk dibangku kelas 7 . Anak perempuan yang lucu, polos dan, manis itu selalu dibuli oleh teman-teman satu kelasnya . Bila sebelum tiba disekolahan teman-temannya selalu usil untuk mencoret-coret bangku anak perempuan tersebut panggil saja namanya dengan sebutan yesi . Yesi juga sering kali nangis didalam kelas dan tak jarang ia mengadukannya pada kepala sekolah dan sudah tidak jarang pula mereka dihukum atas perbuatan mereka, sebut saja geng abal-abal yang terdiri dari ika berbadan gemuk dan keriting, jane berambut panjang bertampang tomboy dan, cahya berpipi chubby . Dan waktu terus berlalu, semenjak haikal anak baru itu hadir, yesi menjadi merasa sedikit aman . Hanya sedikit . Apakah mampu untuk haikal terus menjaga yesi? Yuk baca guys jangan lupa vote and coment y;)
All Rights Reserved
#378
lina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AGAPE
  • Debanya : Healed by tears
  • Chaos: The Spark Behind the Muse
  • Anfal's Ibtihaj ✔
  • 𝙈𝙔𝙎𝙏𝙀𝙍𝙄𝙊𝙐𝙎 𝘽𝙊𝙔, Ekkan [✓]
  • Double Down (a double standards series) Dark Romance (Part 7)
  • LET ME HATE YOU
AGAPE

Orang bilang, jatuh cinta itu menyenangkan, rasanya seperti jutaan kupu-kupu cantik dengan sayap yang indah menari di dalam ulu hatimu. Menggelitik, namun juga adiktif. Orang bilang kenikmatan yang paling hakiki adalah cinta pada pandangan pertama; dari mata lalu turun ke hati. Tidak buruk untuk jatuh cinta pada pandangan pertama, jika target juga merasakan hal yang sama. Bagaimana kalau tidak? Mungkin akan lain cerita. Hanya perlu atensi vice versa dan, voila! Terjadi lah cinta pada pandangan pertama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines