Love Me Right

Love Me Right

  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 3, 2016
Jane Anderson, salah satu desainer di brand pakaian ternama hanyalah seorang wanita karir biasa. Hidupnya berjalan normal, lurus, dan lancar-lancar saja. Keinginannya saat ini hanya satu, Zelo Callaghan harus meliriknya. Ia telah menyukai partner kerjanya itu selama 2 tahun lebih dan tak ingin berakhir sia-sia. Namun tanpa di duganya, pertemuan menyebalkan dengan James William perlahan-lahan merubah dan mengacaukan hidupnya. Dan di saat-saat genting seperti ini, hanya keempat sahabatnyalah yang bisa ia andalkan. Copyright 2015 By: Alfin Khusna All Rights Reserved.
All Rights Reserved
#79
designer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Me If You Dare
  • Not Your Princess [End]
  • A Tale Of True Love (Selesai)
  • You are my soulmate
  • Catatan Bahagia
  • GERBONG KERETA, CERITA KITA✔
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • Dear Boss's Daughter
  • My Innocent Secretary [COMPLETED]

Lalitya seorang cewek yang menganggap dirinya misanthrope (pembenci manusia) dan alien yang tidak terhubung dengan dunia. Dia enggak suka bersosialisasi dan lebih suka membaca buku. Seorang jomblo abadi yang takut jatuh cinta pada cowok yang salah, dia tidak tertarik pacaran apalagi menikah. Pertemuannya dengan Tristan, seorang backpacker Swedia ketika liburan di Thailand, membuat Lalitya berubah. Dia bertekad untuk tidak akan menyia-nyiakan hidupnya dan mengejar cita-citanya sebagai fashionpreneur. Dalam perjalanan untuk mengejar mimpinya, dia bertemu kembali dengan Kailash, cowok yang hanya boleh dijadikan teman dan enggak lebih dari itu. Apa jadinya kalau seorang lady killer di-friendzone-in sama cewek kutu buku? Warning!! Take at your own risk, kalau baca ceritaku karena memang bukan untuk semua orang. Cerita ini bukan buat pembaca yang masih terpaku pada stereotip gender. Mending kamu baca dongeng Cinderella, Cindelaras, atau Cinde yang lain. Ini slice of life. Jadi, jangan mengharapkan konflik dramatis dan alur cepat. Cover is taken from Pinterest and credit to the rightful owner.

More details
WpActionLinkContent Guidelines