PERMAINAN
  • WpView
    Reads 335,258
  • WpVote
    Votes 1,077
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 1, 2015
Ketika Eva baru sahaja menghempas badannya ke katil, punggungnya disapa sepasang tangan, "Hye sayang, sayang baru balik?" Tegur Adam, suami Eva "Ye sayang" jawab Eva sambil tersenyum manja selepas pulang dari kerja Adam membalas senyuman isterinya dan berbaring bersebelahan Eva, Eva pula memeluk erat dan mengucup sebahagian wajah Adam yang berkulit mulus. Tiba-tiba Adam menolak sedikit isterinya. "Kenapa b?" Soal Eva "Entah tiba-tiba rimas" jawab Adam "Kau rimas aku cium kau? Kau dah ta sayang aku ke?" Eva merajuk "Bukan rimas dengan kau, bilik ni panas" sambil Adam mendekati memujuk isterinya kembali Eva terus menepis cubaan memujuk dari Adam dan bergegas kearah dapur, Adam cuma melihat gelagat isterinya yang sering merajuk walaupun dalam hal-hal yang kecil. "B, makan" jerit Eva Adam keluar dan duduk disebelah Eva, kelihatan Eva bersama muncungnya dari petang tadi, Adam ketawa kecil melihat gelagat isterinya yang baginya berperangai "comel". Selesai mereka makan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] He's Out Of The Script
  • Eight Prince GoodLooking (End)
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.
  • [END] Pregnant With My Childhood Friend
  • AMNESIAL (END)
  • It's World. (ON GOING)

Han Xue yang cerah dan periang dan pekerja keras berpindah ke tubuh lain dengan nama yang sama tetapi dunia berbeda. Dia yang tergila-gila pada suaminya sendiri, "Han Xue ini pastilah yang gila." Setelah menerima kenangan dan kenyataan, saatnya beraksi. "Tuan, silahkan tanda tangani surat ini. Kita akan bercerai sehingga bebas mengejar cahaya bulan putih mu sendiri." Ayo, tunggu apalagi, cepat tanda tangan, biarkan aku hidup bebas dengan pria kecil yang imut dan tampan itu. Meskipun seharusnya, dia adalah wajah yang sama dengan suaminya. "Tidak. Kita tidak akan bercerai." Ujar Tuan Lin dengan dingin, terdengar acuh, mengerikan. "Kenapa? Bukankah ini yang kamu inginkan, dan aku inginkan. Kita bisa menjalani hidup masing-masing dengan tenang." Han Xue menekan meja, terengah-engah dengan wajah memerah. "Karena kamu punya daging dan darahku yang lain di perutmu." Han Xue yang dengan percaya dirinya menginginkan perceraian di tekan berulang kali di atas ranjang, "ah suami~ lebih pelan. Maafkan aku~, aku tidak akan melakukannya lagi. Ah~~" "Ini tidak ada dalam naskah. Kamuu~" _ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines