Sweet like a sugar

Sweet like a sugar

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2015
Prolog : Yuhime dan miku adalah sahabat yang sangat dekat , akrab , dan tahu apa yang sahabatnya rasakan . Hingga pada suatu hari , sebuah hal memecahkan persahabatan mereka . Hal apakah itu ? Story : Ting tong... suara bel rumah yuhime berbunyi . Yuzo (adik yuhime) membuka kan pintu "eh ? Risa-chan( pacar yuzo ) ! Cepat sekali kau sampai" kata yuzo pada risa-chan . "Yuzo bisa saja... " kata risa-chan . "Ayo masuk , silahkan duduk di meja itu . Aku akan buatkan milk tea hangat" kata yuzo . risa-chan pun duduk di meja dekat ruang tamu . "HAI RISA-CHAN ! MAIN SUDOKU YUK !!!" kata yuhime yang mengajak risa-chan main sudoku . yuzo memanggil yuhime "YUHIME LEBIH BAIK KAU MAIN DI LUAR" . Yuhime pun pergi keluar rumah . "ukh.... yuzo memang menyebalkan" kata yuhime menggerutu dalam hati . yuhime akhirnya pergi ke takaoka donut shop . Tanpa disangka , yuhime bertemu miku disana . "Mikuu !!!" . Miku menoleh "eh ? yuhime ? aku sedang pesan donut nih... bingung deh mau yang mana " -bersambung-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Masa SMP Ku
  • FAMILY (south/draken) (END)
  • Idol Absolute Lies
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • Static Dominance [SELESAI]
  • The Twins Of Aragasaki Family [ 𝙀𝙉𝘿 ]
  • CHAOS || Ticket Hero X Oc Male Minerva
  • SWEET FAMILY : TRIO MIN - YOONMIN

Novel ini menceritakan drama kehidupan yang menarik bagi para pemuda, cerita yang menceritakan lika-liku kehidupan seorang gadis, yang menjadikan dia yang dulunya Extrovert sekarang menjadi Introvert *Prolog* "Assalamualaikum" ucap ku sambil membuka pintu ruang rawat Arin "Wa'alaikumussalam" jawab semua orang berada di ruangan, Dengan suara yang parau Dengan sedikit berlari aku menghampiri Arin yang sedang berbaring kaku di tempat tidur rumah sakit "Arin bangun, katanya mau cerita sesuatu sama Ana, bangun yah Rin, tidurnya jangan lama-lama" ujar ku terduduk tak berdaya di samping tempat tidur Arin dengan mata yang berkaca-kaca Dengan spontan aku melihat kearah samping tempat tidur Arin, disitu terdapat alat pendeteksi detak jantung yang menunjukkan garis lurus disertai angka "0" Setelah melihat itu tangisku langsung pecah dan menangis sejadi-jadinya. Disaat itu juga ada yang memelukku dari belakang, lalu aku pun membalikkan badan ku dan menangis sejadi-jadinya di pelukan Azna "Udah yah Na, ikhlasin Arin, dia udah tenang di sana" ucap Azna berusaha menenangkan ku "Gak gak mungkin, ini cuma bohongan kan , dan ini pasti mesinnya mati" ujar ku sambil terus menangis "Udah tenangin diri kamu dulu yah na" ucap Azna dengan membelai punggungku dengan lembut _Udah segini dulu spoiler nya, dan lanjut ke awal cerita_ _Oya jangan lupa vote yah, supaya aku semangat buat update ceritanya. Makasih♡♡_

More details
WpActionLinkContent Guidelines