My Rival My Love

My Rival My Love

  • WpView
    LECTURAS 508
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 13, 2015
WpInfo
Ficción
Romance
Senyuman ituu.. senyuman yang selalu membuatku nyaman saat bersamanya.. merasa tenang berada disampingnya tapi semua itu telah pudar ketika seseorang dalam masa lalunya kembali padanya dan dengan mudah dia menerima kehadirannya. "Pagi priss, kenapa muka lo kusut gitu? Masih pagi juga" tanya sahabatku. "Gue gapapa kokk, cuma lagi gaenak badan aja" balasku berbohong lagi. "Gue tau yang lo rasain sekarang. Jujur dong ke gue, jangan bohongin diri lo sndiri" ucap nya sambil membantuku menghadap kearahnya. Aku hanya membalas dengan seulas senyum. "gue gapapa fy, serius deh" ucapku meyakinkan. "Kalo lo ada apa-apa ceritain ke gue yaa. Jangan malu malu kita kan sahabatan udah lebih dari 6tahun. Gue tau kalo lo kepikiran sama alv lagi kan?" Tanyanya tepat sekali. Yap! ify benar aku sedang memikirkan alv untuk kesekian kalinya. Kenapa aku tak bisa berhenti memikirkan orng yang udah jelas jelas nyakitin aku? Mungkin aku masih terlalu sayang padanya. Oh iya kenalin nama aku Alicya Pricilla b
Todos los derechos reservados
#34
pricilla
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PRILLY
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Inginku Memilikimu
  • Beautiful Disaster
  • War Of Hormones
  • HATE BE LOVE (END)
  • DUNIA PRILLY | [ Completed ]
  • I Love You Prilly
  • (bukan) JODOH [COMPLETED]
  • ketika benci menjadi Cinta
PRILLY

"li semua aku korbanin buat kamu, aku rela jadi selingkuhan kamu, kamu udah nyakitin aku, aku tetep bertahan dan cinta sama kamu,,, tapi dari semua pengorbanan aku buat kamu,, ini balesan kamu" gumam prilly sambil menangis --------------------------------------------------- Prilly... apa kabar dengan gadis mungil itu? terakhir melihat keadaannya dia sangat memprihatinkan muka yang lembam, mata yang sembab mungkin ia menangis seharian, ditambah lagi tonjokan yang berikan abangnya sendiri yang membuatnya terbentur meja dan jatuh pingsan dannn... itu semua karna gue? apakah gue sejahat itu? kalo iya maafin gue prill ~batin ali

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido