VALERIE
  • WpView
    LECTURAS 212,678
  • WpVote
    Votos 16,717
  • WpPart
    Partes 53
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mar, mar 13, 2018
Nora : "Kepenak rak kepenak Darling, mati urip barengan selawase." (Enak nggak enak Darling, hidup mati bersama selamanya) Val : "Opo tenan mati urip karo aku..?" (Beneran hidup mati sama aku?) Nora : "Wani sumpah seksine langit bumi." (Berani sumpah, saksinya langit dan bumi) Val : "Seng pungkasan rungokno tak takoni," (Yang terakhir, dengarkan aku bertanya) Nora : "Bukti tresno aku kudu nglegani." (Bukti cinta aku harus menurutimu) Val : "Yen wes nasib awakku ndisiki mati, opo kowe yo sangguh ngancani...?" (Kalau sudah nasib aku mati duluan, apa kamu mau menemani?) Nora : "Pitakon ojo aneh-aneh, marakke bingung piye le ku mangsuli." (Tanya jangan aneh-aneh, bikin bingung gimana aku jawabnya.)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Soal Rasa 2
  • New Life As Undeath {END}
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Break Up? || gxg
  • Fall in love with Ghost
  • Transmigrasi : Gua bukan Gay (TAMAT)
  • Soal Rasa
  • Masuk ke Novel, Malah Jadi Love Interest!? (bxb)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Uncontrollable Love

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido