End Of Sorrow

End Of Sorrow

  • WpView
    Lecturas 79,759
  • WpVote
    Votos 7,006
  • WpPart
    Partes 31
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 12, 2020
WpInfo
Fanfic
BTS
[ON EDITING] Lebih mudah menyerah untuk hidup daripada memperjuangkan makna hidup. Lebih singkat prosesnya untuk mengakhiri hidup daripada membangun hidup yang bermanfaat. Untuk hidup dan berguna bagi orang lain pun juga lebih menantang daripada bertindak egois dan mengincar kematian. Aku dan dia adalah sesama manusia, dengan pergumulan mental yang sedikit berbeda.
Todos los derechos reservados
#63
soojung
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • My Brother ✔
  • When I Scream Your Name || Park Jimin
  • Our Heart || VMin Story 《END》
  • 4 O'clock ✔
  • Reason
  • Tanpa Jeda
  • 17 untuk 10
  • wanna hold your hand [vmin/minv]
  • [1]✔ FRIEND『VMIN』

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido