Bloody Rose

Bloody Rose

  • WpView
    Reads 494
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2015
Mawar merah adalah lambang dari cinta sejati. Namun bagaimana jadinya jika mawar merah itu berubah menjadi lambang kematian. "Bayangku akan selalu mengikuti setiap langkahmu berasama mawar merah lambang cinta sejati yang berlumur darah"
All Rights Reserved
#781
psycopath
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SKYNANI] Redline of Destiny [END]
  • Be Vanezero's Wife [Re-upload]
  • Mini CreepyPasta
  • The Mafia's Possession [ Mikazuki Arion x YN ]
  • • EUTANASIA •
  • [KiriBaku] My Seraph
  • Veil of Aveloria

-Destinara Universe- Di dunia di mana takdir pasangan telah ditentukan oleh Moon Goddess, Theo Dirgantara, seorang Alpha yang keras kepala dan arogan, menolak mentah-mentah ikatan yang menghubungkannya dengan Dante Mahawijaya-rival abadinya dalam dunia balap. Namun, satu kecelakaan fatal mengubah segalanya. Dante, yang seharusnya mati di lintasan, kembali dengan sesuatu yang lebih dari sekadar nyawa kedua. Darah murni keluarga Mahawijaya membangkitkannya sebagai Enigma-makhluk yang seharusnya tidak ada dalam dunia ABO modern. Kekuatan barunya membuatnya lebih cepat, lebih tajam, dan lebih berbahaya... terutama bagi Theo. Ketika Moon Goddess mencoba menyatukan mereka, Theo semakin berjuang untuk melepaskan diri dari ikatan yang tidak ia inginkan. Ia mencari segala cara untuk memutus takdirnya, tetapi semakin ia melawan, semakin dalam ia terjerat. Heat yang tak terkendali, mimpi-mimpi tentang masa lalu yang seharusnya tidak ia miliki, dan ikatan antara serigala dalam diri mereka-Neona dan Rush-membuatnya kehilangan kendali atas tubuh dan pikirannya. Sementara itu, Dante harus menghadapi rasa sakit yang lebih besar dari sekadar cinta yang tak bisa diterima. Warisan yang mengalir dalam darahnya belum sepenuhnya stabil, dan tubuhnya mulai memberontak. Di tengah pertarungan antara insting, gengsi, dan penolakan, satu hal menjadi jelas: Tidak peduli seberapa keras mereka mencoba melawan, takdir mereka telah terukir dalam darah dan takdir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines