Our Case

Our Case

  • WpView
    Reads 3,916
  • WpVote
    Votes 250
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Oct 4, 2015
Fanfiction Thomas Brodie-Sangster bahasa indonesia by : IE (tsid crew) Jalan yang panjang itu nampak sangat gelap dan sunyi saat malam tiba. Lampu jalanan yang tersedia di pinggir bukit akan membantu para pengemudi melihat jalan. Disamping itu pepohonan yang lebat membuat suasana nampak sedikit menyeramkan. Tapi selalu ada cctv yang mengawasi . “aku mengendarai mobil itu cukup kencang. Yang aku tahu itu hanyalah jalan lurus. Saat itu aku menuju rumah kakak laki-lakiku. Diperjalanan, aku tidak berpikir akan ada seorang perempuan menyebrang jalan. Aku sama sekali tidak sengaja. Itu hanyalah kecelakan.” Hanyalah kecelakan...?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • Ei-Bree My Betelgeuse (Indonesia)
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]
  • Ghostver
  • Different (END)
  • Adiastakto Fos [Revisi]
  • Lain Dunia (Tamat)
  • Desir Arah

[ Fanfiction Boboiboy ] ~ "Sekali tertuduh tetap tertuduh." Malam itu, satu-satunya saksi hanyalah dia. Ia pasrah pada nasib jika orang itu membocorkan segalanya. "Gue tetep dikubu lo!" "Gue pembunuh!" Siapa sangka, bahkan ketika keduanya tidak lagi dekat, orang itu tetap menyimpan semuanya dengan baik. Sampai keduanya sadar, ada bejana yang lebih besar mengintai dari sudut kegelapan yang paling gelap. Remang-remang namun berbahaya, sesuatu berbisa yang menyebabkan huru-hara. Jenis gelap yang membinasakan nafas sampai tidak bersisa, jenis petaka yang membawa badai nestapa dan menggerus habis sisa kewarasan. "Lo yakin kita mampu? Gue udah nggak kuat, gue nggak bisa. Ayo udahin aja, ngaku kalah dan biarin mereka bunuh kita." "Lo gila?! Bayarannya Adik lo! Lo lupa Ice jadi taruhan didepan sana?!" "Terus harus gimana?! Semuanya juga nuduhnya gue yang jadi perkara!" "Makanya jangan nyerah! Yakinin mereka kalo lo cuma korban fitnahan!" Tapi bagaimana? Semuanya terlanjur lebur. Dia hanya memiliki dua pelipur lara, pun salah satunya dirusak habis seperti boneka tidak berharga. Sementara satu lainnya menjadi tameng padahal psikisnya tidak baik-baik saja. Tuhan, ini bagaimana? ~ • Angst, thriller, mental illness, criminal act • 15+ • Just Fanfic • Masa Rombak • Jokes LGBT bertebaran ©Nan4yz_

More details
WpActionLinkContent Guidelines