Our Case

Our Case

  • WpView
    Reads 3,916
  • WpVote
    Votes 250
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Oct 4, 2015
Fanfiction Thomas Brodie-Sangster bahasa indonesia by : IE (tsid crew) Jalan yang panjang itu nampak sangat gelap dan sunyi saat malam tiba. Lampu jalanan yang tersedia di pinggir bukit akan membantu para pengemudi melihat jalan. Disamping itu pepohonan yang lebat membuat suasana nampak sedikit menyeramkan. Tapi selalu ada cctv yang mengawasi . “aku mengendarai mobil itu cukup kencang. Yang aku tahu itu hanyalah jalan lurus. Saat itu aku menuju rumah kakak laki-lakiku. Diperjalanan, aku tidak berpikir akan ada seorang perempuan menyebrang jalan. Aku sama sekali tidak sengaja. Itu hanyalah kecelakan.” Hanyalah kecelakan...?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅
  • FATE [Boel]
  • Ghostver
  • Desir Arah
  • Different (END)
  • NO TO RUN!
  • Lain Dunia (Tamat)
  • Love by Accident [COMPLETED]
  • Baneblood Brotherhood (hiat)

Bugh!! Bugh!! Kreakkk!!! "Akhhh sialan lo!! Berani nya kroyokan!! Jerit nya murka ketika diri nya di kroyokan tiba-tiba. Bugh!!! Pukulan telak mengenai rahang pria itu, hingga membuat sudut bibir nya sobek " siapa lo?! "Murka nya ketika seorang pria asing tiba-tiba men jotos rahang nya. " pergi atau gua mutilasi di sini!! "Ancam nya dengan nada rendah penuh peringatan. 1 2 3 Hitungan ketiga pria itu tak bergerak sama sekali, hingga tiba-tiba Sreeettt!!! Akhhhh Sebuah pisau lipat, menggores di lengan pria itu. " hahaha... Gua kan udah bilang, pergi ya pergi!! Teriak nya dengan di selingi ketawa yang sangat menyeramkan. Hingga akhirnya pria itu pergi meninggalkan kedua pria itu di sana. "Lo gapapa? " tanya pria misterius itu. "Its oke" ucap nya sambil memegang rahang nya yang terasa kebas. "Gua duluan... Hati-hati " pamit nya sambil berjalan tertatih-tatih menuju motor sport hitam yang tergeletak di sana. Brumm... Brumm.. Sepeninggal nya pria itu, diri nya masih saja menatap tubuh pria itu yang semakin mengecil. "He's is mine" gumam nya dengan senyum yang tipis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines