The Devil and The Cinnamon

The Devil and The Cinnamon

  • WpView
    Reads 584
  • WpVote
    Mga Boto 36
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Sep 24, 2015
WpInfo
NON-FICTION
Jenny. Sosok manusia, baiklah, perempuan dengan tragedi hidup lebih banyak dari total peristiwa hidup. Korban bullying di rumah dan di sekolah. Dilahirkan dari rahim seorang ibu berkelakuan mengerikan. Tekanan hidup yang dialaminya membawa Jenny menjadi seorang Calon pembunuh, awalnya begitu. ___ Razuel. "Arrgh, please. Gue iblis. Iya lah gue tau di dunia gue emang tempatnya yang jelek-jelek. Tapi gak gini-gini amat juga kali. Gue jadi korban bullying sesama iblis, lo nyangka gak sih??? Nggak? Yaudah ah. Sekarang gue mau berkelana ke dunia manusia. Capek gue kek gini mulu. Gue mau nyari kehidupan baru. Kali aja ada yang butuh bantuan gue. Hihi~" ___ Pertemuan nggak elit antara manusia dan iblis penyuka kayu manis yang sama-sama jadi korban bullying.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Perihal Sandwich(End)
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  •  HAZELA
  • BEAUTY IS EVERYTHING
  • King's Obsession (Complete)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • AFKARA [END]

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman