Memories
  • WpView
    Reads 912
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 29, 2017
"Anatha?" sebutnya. Dengan sigap mereka langsung melepas pangutannya. Tanpa disadari air mata jatuh dipipinya dan dia berlari menjauh dari mereka. Disaat dia berlari menjauh si cewe bertanya kepada Natha "Dia siapa?" dan Natha hanya terdiam dan merasa bersalah kepada Dina. Dina berlari ke mobil dan menangis sejadi-jadinya "Jahat kamu Nath, Jahat" jeritnya dimobil. Tiba-tiba Iphonenya berbunyi dan dilihatnya Natha menelfonnya dan dia hanya membiarkannya saja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Long Flight (Tamat/Pindah)
  • BAHAGIA ITU LUKA KU
  • PAMIT (END)
  • Apparently not the last
  • " To Love ,To Lose "
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Masa SMK ✅
  • SAGARARUNA (TERBIT)
  • 𝒂𝒅𝒂 𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂 𝒅𝒊 𝒃𝒂𝒏𝒈𝒌𝒖 𝒔𝒎𝒑 #𝑺𝒀𝑨𝑸𝑬𝑬𝑳🌠  [SELESAI]
  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)

Nada terpaksa untuk menerima kenyataan pahit, bahwa dua laki-laki yang mengisi hatinya harus berpulang dengan kejadian yang memilukan, dengan kecelakaan yang sama. Kevand, sahabatnya sejak kecil, mengalami kecelakaan pesawat saat bertolak dari Banjarmasin ke Jakarta untuk mengejar cita-citanya, laki-laki itu tidak sampai lagi ke Jakarta, ia malah kembali pulang, hanya dengan jasad tanpa nyawa, sedangkan Iel, kekasihnya sejak satu tahun lalu, yang berangkat ke Inggris untuk melanjutkan pendidikannya, dinyatakan meninggal saat pesawat yang berniat membawanya ke kota itu jatuh. Nada terkurung luka itu selama delapan tahun, Nada bukanya hanya diam saja saat bayangan dua laki-laki yang ia cintai itu tidak pernah pergi di hidupnya, tidak, tidak sama sekali, Nada dibantu teman-temannya yang lain, dibantu dengan orangtuanya, melakukan segala upaya untuk mengembalikan keceriannya, mengembalikan Nada yang semula saat dua orang itu masih ada di hidupnya. Delapan tahun, diakhir tahun, saat Fadli mengatakan ia menjadi panitia reuni sekolah menengah atasnya, Nada menyatakan bawah ia akan datang keacara itu, walau sebenarnya ragu, karena ia pasti akan kembali mengingat kejadian dan dua orang yang sudah pergi itu, tapi Nada mencoba untuk datang, Nada sadar bahwa hidupnya bukan tentang Kevand dan Iel lagi. Entah ini menjadi kesialan atau keburuntungan Nada, tapi, di tempat reuni itu, Nada melihat Iel, Iel kembali, Iel tidak meninggal, yang membuat Nada bertambah bingung, ternyata Iel sudah memiliki anak, Iel-nya, sudah menikah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines