September dan Kano Merah

September dan Kano Merah

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2016
Harusnya aku tidak mendatanginya. Harusnya ku hiraukan saja surat itu. Harusnya aku lanjutkan hidupku yang monoton. Setelah 8 tahun berlalu, sungguh aku tidak ingin menemui mereka. Tapi, datanglah sebuah surat. yang aku tau aku bisa menolaknya. Dan adalah kesalahan besar aku membukanya. Aku Adi, jika kau baca surat ini tolong sampaikan. Kuberitahu satu hal. Ini bukan bunuh diri. Aku adalah calon korban pembunuhan dari kasus pembunuhan terencana. Untukmu, Pembaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My favorite person
  • UMBRA
  • TERJERAT
  • I Don't Want To Be Alone...
  • Your Call
  • Janji Dibawah Langit Senja
  • Identity
  • Cita Cinta Jenna
  • SYL_0

"hm?, mau di seriusin?, sekarang mau?"-?? "bilang aja kalau kamu naksir sama saya, nanti perasaan mu terbalaskan kok na"-?? "yes i will"-?? tidak ada cinta yang abadi, berpisah di halaman terakhir adalah perpisahan yang sangat menyakitkan dan ketika takdir berkata lain, disitulah aku hanya bisa mengikuti alur baru dengan orang yang baru

More details
WpActionLinkContent Guidelines