After one's own heart

After one's own heart

  • WpView
    LECTURAS 439
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 24, 2015
Kata orang-orang bijak. Bahagia itu selalu ada dan banyak macamnya, kita hanya perlu bersyukur dan menyadari bahwa kita selalu memilikinya--meskipun dalam konteks paling sederhana. Terkadang, kebahagiaan itu datang saat aku dan kamu bersama walau dalam artian yang berbeda. Kebahagiaan yang selalu berhasil mendatangkan rasa senang dihati sebetulnya itu semua hanyalah angin badai yang lewat tanpa permisi lalu pergi meninggalkan kerusakan mendalam. Lalu tiba-tiba kebahagiaan itu ditelan oleh semesta yang egois. Aku, kamu dan kebahagiaan itu lenyap sudah tak tersisa. Tanpa satupun kenangan manis yang berkonteks dalam benda kesayangan. Kini aku hanya bisa berdiam diri layaknya patung, ingin rasanya aku berlari menjauhi pemandangan menyiksa di hadapan ku. Terjun dalam lautan darah yang cair bernamakan; air mata hati. Apa ini yang harus terjadi padaku? Seperti ini? Merasakan bahagia tanpa sadar bahwa porsi kebahagiaan itu sedikit atau bahkan sebenarnya tidak pernah ada.
Todos los derechos reservados
#96
gigi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALISHA (end)
  • Di Balik Kacamata [END]
  • Cuaca
  • ADEEVA
  • Narasi patah hati
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cool Man
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja

Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido