Hope?
  • WpView
    Reads 31,282
  • WpVote
    Votes 870
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hari ini hari terakhirku disini. Aku menunggunya disini. Tapi dia tak kunjung datang. Aku kira ini akan berakhir buruk namun ternyata tidak. Ini awal yang baik,semestinya sejak dulu seperti ini. "Mba,mau pesan apa?" Kata waiterss starbucks membuyarkan lamunanku "Signature chocolate with caramel" kataku sambil tersenyum Tiba-tiba pria bermata coklat menghampiriku dengan nafas ter engah-engah. Ya dia adalah rizky nata pratama. Pria yang selalu aku tunggu dari dulu... "So,apa yang ingin kau bicarakan aluna?" Katanya sambil mengambil nafas "Well,kamu gamau pesan minum dulu? Baru kita bicara biar lebih santai" kataku sambil memanggil waitters "Make it two,okay?" Kata nata ke waitters "Kembali ke topik aluna sayang"kata nata tak sabaran "Aku akan pergi nata. Dan aku berfikir untuk tidak kembali disini. Aku akan menetap di london. Melanjutkan kuliah disana" kataku hambar "Pergilah jika itu maumu,aku tak mau memaksakan. Jika itu yang terbaik maka lakukan"kata nata datar Waitters datang dan aku segera mengambil minumanku kemudian melesat pergi,dan tak akan kembali. Ya sesuai janjiku. Aku kira dia akan menahanku untuk pergi,ternyata tidak. Tapi aku tidak menyesal dengan keputusanku,aku akan tetap pergi. "Langsung kebandara ya pak" kataku pada supir taksi Saat menginjakan kaki dibandara. Aku harus percaya kalau ini jalan terbaik untuk dia dan tentu saja untukku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meet and Pass
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • My Sunshine
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • RAKAALENA
  • Past Love Part 1
  • Naughty Nanny

Shyuttt.... Pesawat kertas itu mendarat tepat di hadapanku, tanpa kutahu siapa pengirimnya... "Hai Tifa, besok jangan terlambat lagi ya!" -aku- "Sampai jumpa besok". -aku- "Selamat belajar. Ku harap aku tak mengganggu waktumu ya. Aku hanya ingin mengingatimu kembali. Besok jangan telat. Nanti kamu bakal dihukum." -Aku- "Hai, selamat malam. Aku mau mengatakan, bahwa roster kamu besok adalah olahraga, matematika, biologi dan bahasa Indonesia. Jangan sampai salah roster ya." -Aku- "Hai, selamat pagi. Selamat ya, hari ini kamu gak telat. Hehehe.... Oh iya, aku mau mengingati kamu kalau hari ini hari selasa. Semoga kamu gak lupa ya" -aku- Hari-hariku sungguh dipenuhi dengan tanda tanya, siapakah orang dibalik pesawat kertas itu? Mengapa dia terus menghantuiku seperti ini? Kuharap dia tak punya maksud buruk kepadaku...

More details
WpActionLinkContent Guidelines