Pertemuan di Stasiun Kenangan

Pertemuan di Stasiun Kenangan

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2015
-Tirta Hara- Seorang pria yang membenci hari Rabu. Sempat mengira bahwa Rabu Kelabu sudah pergi berkat kedatangan Bila dalam hidupnya, namun ternyata sama saja. Bila datang hanya untuk menoreh luka di hari Rabu, di tempat yang penuh dengan kenangan indah mereka. * -Nabila Parisya- Seorang gadis yang menjadikan stasiun kereta api sebagai tempat paling nyaman untuk membaca buku dan bukan kamar rumahnya sendiri. Bertemu dengan Tirta membuatnya paham bahwa ada hidup yang lebih menyedihkan daripada yang ia miliki, dan sayangnya ia harus menorehkan kesedihan lagi bagi pria itu. * Bagaimana perasaanmu ketika di suatu siang yang cerah, tiba-tiba saja kamu mendapatkan sms dari mantan pacar yang mengajakmu untuk bertemu di tempat kenangan kalian? Siang hari yang cerah itu langsung berubah mendung dengan petir menyambar di segala sudut hati dan pikiran. Kira-kira begitulah perasaan Tirta setelah membaca sms dari Bila. Satu pesan yang sanggup menghadirkan segala kenangan indah, sekaligus menyakitkan. Pertemuan di stasiun kenangan sore itu akan menjadi jawaban dari segala pertanyaan yang belum terjawab di masa lalu, serta penentu bagi masa depan mereka kelak. Keputusan apakah yang akan Tirta ambil?
All Rights Reserved
#547
semarang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mari Saling Bicara
  • Geo&Gia [END]
  • AKHIR DARI NYAMAN
  • Ex or New? [REVISI]
  • Don't Be Angry
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • Namanya Intan (TAMAT)
  • Bukan salahmu

7th story Rasiana adalah gadis periang si pecinta buku dongeng. Selama bersekolah di SMA Garuda Jaya, tidak ada yang lebih mengasikan bagi Rasi kecuali duduk di meja paling belakang sambil membaca buku dongeng miliknya, tak jarang membiarkan guru menceritakan hal lain di depan kelas. Rasi pikir hal itu akan terus berlanjut hingga masa SMA nya usai. Namun, ada hal lain yang ternyata lebih seru. Buku dongeng Rasi tiba-tiba bersanding dengan buku falsafah milik Gemintang, murid baru yang bergabung dikelas mereka diawal semester satu, duduk bersama Rasi. Mulanya Rasi sangat senang. Siapa yang tidak senang duduk di sebelah cowok tampan? Tapi kebahagian Rasi langsung dipatahkan oleh sebuah kenyataan bahwa Gemintang tidak bisa bicara. Oh bukan, bukan tidak bisa, lebih tepat nya tidak mau. Pria itu tidak mau bicara pada siapapun, tidak juga pada guru. Gemintang tertalu dingin untuk disentuh. Terlalu beku untuk dicairkan. Beberapa kali diabaikan membuat Rasi pada akhirnya berikrar untuk tidak lagi berinteraksi dengan teman sebangkunya itu. Namun, satu fakta memilukan membuat Rasi berbalik arah. Dia yang awalnya menghindari Gemintang jadi mati-matian mendekati pria itu. Disanalah keseruan masa SMA Rasi benar-benar dimulai. Sekarang hiburanya tak hanya buku dongeng, ada Gemintang yang terlihat lebih benderang dimatanya. Lalu, mampukah Rasi memetik Gemintang yang terlampau jauh untuk ia jangkau itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines