Pertemuan di Stasiun Kenangan

Pertemuan di Stasiun Kenangan

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2015
-Tirta Hara- Seorang pria yang membenci hari Rabu. Sempat mengira bahwa Rabu Kelabu sudah pergi berkat kedatangan Bila dalam hidupnya, namun ternyata sama saja. Bila datang hanya untuk menoreh luka di hari Rabu, di tempat yang penuh dengan kenangan indah mereka. * -Nabila Parisya- Seorang gadis yang menjadikan stasiun kereta api sebagai tempat paling nyaman untuk membaca buku dan bukan kamar rumahnya sendiri. Bertemu dengan Tirta membuatnya paham bahwa ada hidup yang lebih menyedihkan daripada yang ia miliki, dan sayangnya ia harus menorehkan kesedihan lagi bagi pria itu. * Bagaimana perasaanmu ketika di suatu siang yang cerah, tiba-tiba saja kamu mendapatkan sms dari mantan pacar yang mengajakmu untuk bertemu di tempat kenangan kalian? Siang hari yang cerah itu langsung berubah mendung dengan petir menyambar di segala sudut hati dan pikiran. Kira-kira begitulah perasaan Tirta setelah membaca sms dari Bila. Satu pesan yang sanggup menghadirkan segala kenangan indah, sekaligus menyakitkan. Pertemuan di stasiun kenangan sore itu akan menjadi jawaban dari segala pertanyaan yang belum terjawab di masa lalu, serta penentu bagi masa depan mereka kelak. Keputusan apakah yang akan Tirta ambil?
All Rights Reserved
#87
stasiun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Namanya Intan (TAMAT)
  • 74/366
  • Bukan salahmu
  • Don't Be Angry
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Geo&Gia [END]
  • Possesive Playboy
  • Menyimpan Rasa (END)
  • TUHAN YANG MENENTUKAN (END) ✔️

​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)

More details
WpActionLinkContent Guidelines