The Earthenians

The Earthenians

  • WpView
    LECTURAS 92,921
  • WpVote
    Votos 7,708
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadConcluida mié, ene 20, 2016
WpInfo
Fanfic
HIT #5 ON SCI-FI -- 08 OCT 15. [PENTATONIX FANFICTION] Tidak ada lagi benua ataupun samudra yang tersisa di bumi kita ini. Hanya ada permukaan kerak bumi yang kering, retak-retak, dan sangat rapuh. Tidak ada lagi tumbuhan dan hewan yang dapat hidup. Udara di bumi sudah sangat tercemar akibat polusi. Tidak ada lagi lapisan ozon yang melindungi bumi tercinta kita dari sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh sang surya. Yang tersisa di bumi hanyalah sekumpulan orang yang berusaha untuk bertahan hidup di bumi yang telah "mati" dengan teknologi super canggih mereka. Mereka menyebut diri mereka sebagai... The Earthenians. Penghuni bumi yang terakhir. ©2015 by Silvertongue.
Todos los derechos reservados
#10
pentatonix
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 2 Reflection  ✔️
  • TEMPORIS SPATIO [TAMAT]
  • Evanescent
  • I'm Aurora (End - Terbit)
  • Java Fungard Series: BARUNUSA
  • Human and The Last Guard in The Earth✔
  • [End] Nightfall

'People come and go' sebuah kalimat sederhana, namun menyimpan segudang makna. Kadang, kita tak bisa memaksa siapa pun untuk tetap tinggal. Kadang, semesta perlahan menarik mereka menjauh, meski hati kita memohon agar mereka tetap di sini. Tapi.... Akankah cinta kita bertahan? Akankah cinta ini terus hidup, bahkan hingga maut memisahkan kita? Percayalah, tak ada seorang pun yang benar-benar mencintai momen perpisahan. Setiap perpisahan selalu membawa luka, selalu meninggalkan sepi. Kau tau? Hal paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukanlah sekadar kehilangan, melainkan kenangan berupa serpihan momen indah yang pernah diukir bersama. Ia tak mati, justru hidup di tiap sudut pikiran, membunuh perlahan kewarasan, meremuk remuk hati yang telah renta oleh rindu, melahap tanpa ampun jiwa-jiwa yang rapuh, meninggalkan raga yang tergolek pasrah di altar sunyi penantian tanpa ujung. Namun, kita sudah berjanji kan? Kita akan tetap berjalan beriringan, meski badai mencoba memisahkan, meski waktu perlahan memudarkan, meski dunia perlahan melupakan. Dan bila kelak akhir itu datang, biarlah aku tetap menggenggam tanganmu, dalam sunyi, dalam gelap, hingga hanya detak terakhir menjadi saksi, bahwa cinta kita tak pernah mati. ••••• Start : 1 Juni 2025 Finish : By Tres Alas

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido