Mencintaimu dalam diam

Mencintaimu dalam diam

  • WpView
    مقروء 26,768
  • WpVote
    صوت 524
  • WpPart
    فصول 18
WpMetadataReadمكتمِلة سبت, يونـ ١٨, ٢٠١٦
Aku berusaha berpikir rasional. Aku tahu ini hanya simpul yang berasal dari ego mimpiku. Aku pun tahu ini tidak akan pernah terjadi. Tidak akan pernah. Tidak akan mungkin. Biarlah aku menjadi daun, dan kau menjadi angin. Sebagaimana yang di ketahui semua orang bahwa "daun yang jatuh tak pernah membenci angin". Tak akan pernah. Tolong jangan pergi. Jangan. Aku bersumpah, kau tidak perlu membalas cintaku cukup kau selalu ada untukku itu telah membuat ku bahagia lebih dari apapun. Ya, apapun. Bagaimana perasaan mu terhadapku, bagaimana caramu menganggap diriku, itu urusanmu. Aku tidak akan mengganggu urusanmu. Tapi tetaplah disini. Biarkan aku mencintaimu.
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Four Leaf Clover
  • MY DREAM (TAMAT)
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • I Just Want to Be My Self
  • I WONT GIVE UP
  • di akhir perang
  • flashback~
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • Maybe It's You(?)

Kalian pernah dengar semanggi berdaun empat? Dalam daun itu terdapat banyak makna yang masyarakat umum terjemaahkan. Ada yang menterjemaahkan sebagai sebuah keberuntungan, ada juga yang menterjemaahkan sebagai dapat merasakan keindahan dari sebuah pengalaman cinta yang akan selalu menjadi miliknya, akan diberkati kesehatan dan umur yang panjang, akan diberkati pengalaman kemenangan dan kejayaan dalam hidupnya, akan diberkati kekayaan yang melimpah, dsb. Itu semua tergantung dari sisi mana orang memaknai daun tersebut. Sama halnya seperti semua orang, aku memaknai semanggi berdaun empat seperti itu. Anggap saja aku tidak punya pendirian. Bukankah tidak ada larangan untuk memiliki mimpi yang seperti itu? Karena aku menganggap bahwa dia adalah semanggi berdaun empatku. Kehadirannya membuatku mengenal dunia yang baru, entah itu sebuah berkah atau musibah. Aku tidak peduli, karena aku bahagia. Bukankah sudah cukup kalau aku bahagia? Lantas kenapa semua orang mempermasalahkannya? Bukankah tujuan hidup itu untuk mencapai kebahagiaan? Ya, itu adalah tujuan hidupku. Walaupun hidup tidak selamanya bahagia, tapi satu hal yang aku yakini bahwa kejadian-kejadian itu ada hanya untuk mempermanis hidupku. Aku percaya bahwa kau adalah tulang rusukku. Semanggi berdaun empatku. Mi Amour.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى