Story cover for Unspoken by Valentina_Rye
Unspoken
  • WpView
    Reads 3,004
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 3,004
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Aug 31, 2015
“PUTRI JENDERAL YANG CACAT”

Ludmila Khrushcheva menghabiskan hidupnya untuk membenci ayahnya
yang membuangnya dan menyebabkan kematian ibunya
Ketika sebuah cinta dari seorang prajurit bernama Yuriy menyapa hatinya
Ludmila hanya membisu, hatinya diam tak bergeming dan berbisik,

“Tidak ada cerita cinta yang berakhir bahagia untuk gadis cacat sepertiku”

Ketika Hitler memutuskan untuk membumihanguskan Uni Soviet
Dengan berbekal pecahan kaca yang dibalut kain sebagai senjata pelindung,
Ludmila memaksa kaki kirinya yang cacat
untuk menyusuri kota Moscow yang telah berubah menjadi puing,
demi sekerat roti! Dapatkah dia bertahan?

UNSPOKEN

Kisah cinta yang terjadi ketika darah dan api memerahkan Kota Moscow
Dan satu-satunya harapan yang kamu miliki adalah
Bertemu dengan kekasihmu dalam keadaan hidup!
All Rights Reserved
Sign up to add Unspoken to your library and receive updates
or
#266historicalromance
Content Guidelines
You may also like
Lukisan Perang dan Salju  by Ariestipe
25 parts Ongoing
Di dunia yang runtuh oleh perang, di mana kehormatan dibeli dengan darah dan cinta menjadi barang asing di medan tempur, berdiri sosok Jenderal Tertinggi Kerajaan Vellatora, dikenal sebagai *Raja Besi dari Utara*. Lelaki yang membawa kehancuran ke setiap tempat yang disentuh sepatunya. Pemimpin tanpa hati, dewa perang yang tak pernah mengenal belas kasihan. Namun segalanya berubah saat ia menaklukkan sebuah desa kecil yang terkutuk di wilayah selatan-dan **Evelin**, gadis miskin yang hidup dalam pengasingan, dicaci dan dihina, namun tetap bertahan dengan kelembutan yang menyayat. Evelin bukan siapa-siapa. Evelin hamil anak sang jenderal, dan rahasia itu bisa mengguncang kerajaan. Ia hidup dalam dilema: mencintai lelaki yang menghancurkan desanya... atau melupakan rasa yang tumbuh dari luka. ....."Aku akan membakar dunia jika kau menginginkannya," bisik Leonardo suatu malam, dengan suara rendah, nyaris seperti doa. "Katakan saja, Evelin. Satu kata darimu, dan semua ini akan hancur." Tapi Evelin tak pernah berkata apa-apa. Ia hanya menatap jendela, pada salju yang turun diam-diam di luar sana-seolah dunia masih bisa bersikap lembut meski penuh luka. Leonardo mencintainya dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh monster yang terlambat menyadari bahwa ia masih memiliki hati. Ia melarang Evelin melihat keluar, tapi ia sendiri membawakan bunga dari pegunungan utara, hanya karena Evelin pernah bilang ia menyukai wangi alam. Ia tidak pernah berkata "Aku mencintaimu" dengan kata-kata biasa, tapi ia mencium kening Evelin seperti sedang menyentuh relik suci, dan mencengkeram tangan gadis itu saat malam datang seolah takut dunia akan mencurinya dalam tidur. Namun Evelin tahu... segala yang indah ini dibangun dari puing-puing orang lain. Dari darah. Dari tangis. Dari nyawa yang tak pernah sempat minta ampun. Ia tahu, bahwa kehangatan ini datang dari lelaki yang pernah menghancurkan desanya, membakar rumahnya. Dan ia juga tahu... ia tak bisa membenci Leonardo.
You may also like
Slide 1 of 8
AFKARA [END] cover
Lukisan Perang dan Salju  cover
Psikopat Digital? [End] cover
Setulus Cinta Salma cover
AKSAFA (End) cover
The Bleeding Lady [completed] cover
MY JENDERAL [END] cover
Arsyilazka cover

AFKARA [END]

40 parts Complete

_______________________________ Seorang anak memang tak pernah meminta untuk dilahirkan. Namun dia ada karena sebuah permintaan, perjuangan, dan juga harapan. Tetapi mengapa ketika sudah dilahirkan, kalian malah bersikap seolah tak pernah menginginkannya? _______________________________ "Kamu harus terbiasa sendiri, karena kenyataannya, di dunia ini tak ada yang peduli, kecuali diri kamu sendiri." ____A. Wildan Hilmi___