GOLDEN FLOWER

GOLDEN FLOWER

  • WpView
    Reads 2,037
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 26, 2016
Mencintai-mu bukanlah pilihan-ku. Tapi takdir, takdir yang membuat aku mencintai-mu. Aku hancur, apakah kau bisa mendengar ku? Aku buta, karena setiap mataku memandang, yang ku lihat hanya bayangan dirimu. Mungkin aku jahat, karena aku selalu berdoa agar kau melihat kearahku, walau hanya sebentar. Setiap engkau bersamanya, aku hancur. Setiap engkau mendekapnya, semua à berjalan baik-baik saja. lihat aku, lihat aku sebentar saja dan rasakan bahwa aku bisa mencintaimu lebih dari ini.
All Rights Reserved
#721
stories
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • GREENSTA [END]
  • Verronica (COMPLETED)
  • Amor Almira
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Dear You
  • Unforgettable [Completed]
  • We're destined to met, not to united.
  • ASYHILA(COMPLETED)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines