Story cover for JAKARTOPIA by rusaperunggu
JAKARTOPIA
  • WpView
    LECTURAS 203
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 203
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado sep 01, 2015
·2098·

Bagi Indonesia, Jakarta tetap lah Jakarta.
Namun bagi Jakarta sendiri, dirinya telah lenyap hampir setengah abad.

Tepatnya empat puluh delapan tahun yang lalu United Southeast Asian Nationcities Alliance (USEANCA) berdiri sebagai uji percobaan bentuk kota baru yang sudah diterapkan sepuluh tahun sebelumnya dibawahi oleh ASEAN, yaitu Kotanegara. Jakarta serta ibukota lainnya diperbarui menjadi kota serta negara tanpa sepengetahuan negara yang didiami ibukota tersebut. Percobaan ini rencananya adalah untuk perkembangan negara itu sendiri, dengan perombakan sistem teknologi yang canggih untuk digunakan dalam segi pendidikan, pemerintahan, ekonomi, transportasi, etc.

Aleks adalah anak Sekolah Menengah tahun ke-6. Salah satu dari ribuan anak remaja yang menetap di kotanegara Jakartopia. Meski merasakan keuntungan yang begitu banyak, pikirannya berontak dan sadar bahwa ada yang tidak beres dengan sistem superkompleks ini.

Indonesia masih ada.
Namun, Jakarta sudah tidak.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir JAKARTOPIA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#126dystopian
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH] de Appenelon-desu
66 partes Continúa
𝘽𝙖𝙘𝙖 𝙩𝙖𝙜𝙖𝙧, 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙖𝙝𝙖𝙢 . . . . Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Author cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita?... Banyak pokoknya, dan author jadiin satu dalam cerita ini. Sama sekali gak adanya bermaksud menjiplak dan gak terima di jiplak. Author gak akan iklas kalau ada yang tiba-tiba jiplak cerita ini trus di jadiin alasan inspirasi cerita dan dan modifikasi sama sekali, alias plek ketiplek. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 Segitu dulu, bay~
Cybernetica: Embrace The Future de SmiletoDelusion
42 partes Continúa
[15+ | Science Fiction/Techno-Thriller/Action/Mystery/Crime Fiction] [Fully RE:Vised.] [Contestant of Lomba Penulis Novel Solo Indie (Pensi) Vol. 21 by Teori Kata Publishing.] "Pada akhirnya, semua harus dibayar sesuai harganya." Tahun 2056, Jakarta semakin canggih saja. Sekarang bahkan berani memadukan teknologi android peradaban New Tokyo, melahirkan kota Neo Tokarta. Dengan kemajuan teknologi sekarang, manusia kini bisa hidup di dua dunia sekaligus: dunia fisik yang padat dan sesak, dan dunia virtual yang jauh lebih menyenangkan dan indah. Tapi apa memang seindah yang dikatakan orang-orang? Jawabannya adalah tidak. Belakangan ini, telah marak terjadi wabah tumor otak misterius yang menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran mereka untuk waktu yang begitu lama, dan bersamaan dengan itu, dunia virtual dilaporkan mengalami overpopulasi dikarenakan adanya sejumlah anomali yang berkeliaran. Demi mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, detektif siber Ryoichi Shirogane dipanggil untuk melakukan penyelidikan, tanpa menyadari akan adanya bahaya besar yang mengintai di depan mereka--dan hubungan sang detektif siber dengan kekacauan yang sebentar lagi muncul. ~~ Cybernetica: Embrace the Future - Included in Project: I.N.F.I.N.I.T.Y series. ~~ Mulai - 14 September, 2024 Selesai - 31 Oktober, 2024 re:vision - 26 Desember, 2024 re:vised - 21 Mei, 2025 🏅#1 - cyberpunk 🏅#1 - distopia 🏅#1 - surreal 🏅#1 - low-fantasy 🏅#1 - futuristik 🏅#5 - jepang 🏅#6 - virtualreality 🏅#18 - selesai 🏅#20 - detektif 🏅#34 - crime 🏅#50 - bahasaindonesia 🏅#104 - fiksiilmiah Courtesy of CyberneticWanderer/SmiletoDelusion, Copyright © 2024/2025.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
KATASTROFE cover
(Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END) cover
Crome Project cover
The Fortless cover
RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH] cover
NEOCRACY: Tahta, Darah & Data ( End ) cover
Jakarta cover
Cybernetica: Embrace The Future cover
Mengarang dengan Luka (END) cover

KATASTROFE

29 partes Concluida

🏆 Pemenang The Wattys 2022 kategori Wild Card dan penghargaan "Dunia Paling Atraktif" Berlatarkan abad ke-22, Indonesia berangsur-angsur menjadi salah satu negara dengan teknologi tercanggih. Bertahun-tahun rakyat dan pemerintah bekerjasama membuang ego masing-masing hingga dapat memajukan bangsa. Bertahun-tahun mereka berjuang keras hingga akhirnya mampu disetarakan dengan negara adidaya. Dan selama itu pula, masyarakat hidup makmur serta aman tanpa adanya ancaman dari dalam maupun luar teritorial. Seharusnya dengan segala kecanggihan ini, sudah tidak ada lagi yang mampu menjajah. Namun nyatanya, kejadian di ratusan tahun silam tanpa aba-aba terulang kembali, dengan siasat yang berbeda, dengan cara yang berbeda. Tidak ada agresi militer. Tidak ada agresi dalam bidang teknologi, pun intervensi produk-produk asing. Akan tetapi, penyerangan ini berasal dari sesuatu yang tak bisa dikalahkan oleh senjata terkuat sekali pun. Penyerangan dari kekuatan yang berada di luar nalar manusia. 🇮🇩 Genre: Fiksi ilmiah, distopia, fantasi *Inspired by Song: Say Something [Pentatonix ver.] Anime: Guilty Crown*