Cari kerusi empuk.
Kau duduk, sandarkan kepala dan pejam mata.
Tuhan jadikan 7 petala langit dan bumi, iblis serta malaikat.
Kemudian engkau.
Untuk apa?
Hi, langit! Kenapa langit? Karena hanya langitlah yang menjadi saksi bisu kisahku, sang nona mentari mengagumi sosok tuan bulan dalam pagi. Walaupun berada di langit yang sama, namun sayangnya kita tak akan bisa bersatu.
Langit, bersediakah engkau menjadi saksi petualanganku?