Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Dia.
  • WpView
    Reads 4,919
  • WpVote
    Votes 294
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 1, 2018
"You are still my favourite yet most painful story to tell." -I think you'll always be. Pernahkah kau merasa sedih karena menyukai seseorang? Pasti tidak. Perasaan yang tak terbalaskan selama lebih dari 13 tahun yang entah apa ujungnya, Perasaan yang terbelenggu di dalam hati seorang gadis biasa, Perasaan yang membuatmu sedih karna tak tahu apa perasaan itu sendiri. Cerita ini merupakan sebuah kisah cinta yang tak tentu apa akhirnya, kisah cinta yang akan membuat kalian lebih menghargai saat saat kebersamaanmu bersamanya, kisah yang entah harus aku mulai dari mana. *Based On A True Story*
All Rights Reserved
#64
temankecil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Struggled
  • BIGASHA |-END-|
  • K I E R A ( COMPLETE ) √√
  • Mencintai Dalam Diam
  • Antara  [End]
  • Secret Admirer
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines