Story cover for Umbrella by denurull_
Umbrella
  • WpView
    GELESEN 9
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
  • WpView
    GELESEN 9
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
Laufend, Zuerst veröffentlicht Sep. 04, 2015
Aku tersenyum penuh arti memandangi ketiga benda yang kini ada didalam pojok kamarku, benda yang membawa dia ke duniaku, benda yang selalu dia berikan padaku ketika aku kehujanan dan akhirnya benda yang meneduhkanku dan menghangatkanku. Payung!
merah, kuning, hijau seperti sudah direncanakan karena ketiga warna itu adalah warna dari pelangi yang bahkan identik dengan hujan. 
" hijau? lengkap sudah aku mempunyai pelangi sekarang"kataku suatu hari ketika dia memberikan sebuah payung berwarna hijau saat aku memintanya menjemputku ketika aku pergi les hari minggu lalu dan tiba tiba hujan turun, aku menerima payung ketiga yang dia berikan setelah sebelumnya di momment aku kehujanan dia memberikan aku payung warna merah dan kuning.
"ya, karena aku ingin memberi sesuatu yang indah untuk kamu yang bisa meneduhkanmu dan menolongmu seperti saat ini kamu kehujanan" ucapnya sambil mengacak rambutku dengan lembut
Alle Rechte vorbehalten
Inhaltsverzeichnis

1 Kapitel

Melden Sie sich an und fügen Sie Umbrella zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#55highschoollovestory
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 7
Maginot Line (Complete) cover
YOU ARE MY MELODY cover
First Umbrella cover
The Housekeeper cover
Mau Nikah || Hwanshi [END] cover
Androphobia Love ✔ cover
Alana | Treasure  cover

Maginot Line (Complete)

21 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

"Aku pernah begitu mencintai seseorang," ucapnya lagi dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya. Aku merasakan tangannya menggenggam tanganku semakin erat. Seperti tidak memberi celah untukku sedikit pun untuk melepaskannya. "Aku bahkan tidak yakin apakah dia bisa mencintaiku sebesar aku mencintainya..." - Kepalaku mengulang lagi kenangan suatu malam di musim gugur beberapa tahun yang lalu. Saat aku menangis karena putus cinta, ternyata seseorang di sudut yang lain, tengah memberikan hatinya yang begitu tulus untukku. Jauh lebih indah daripada yang pernah aku harapkan. "Jangan menangis," ucapnya. - Disclaimer: Cerita ini hanya fanfiction belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh maka itu dibuat semata-mata untuk melancarkan daya khayal penulis saja. Jadi, baca dan nikmatilah jika Anda suka. Jangan lupa vote dan komentarnya juga. Terimakasih.