We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Secangkir Kopi

Secangkir Kopi

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 25, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
aku menghela nafas dengan berat. melihat rintik hujan yang tak berhenti-berhentinya membasahi Surabaya. aku benci hujan. sangat membencinya. aku melihat sekeliling mungkin ada yang membawa payung, tapi naasnya tidak ada satu pun manusia yang kelihatan. yah salahku juga sih ngapain masih di kampus sampe malem-malem gini. yah gimana dong aku pulangnya, jam segini pasti udah nggak ada bemo. *** "Sendirian aja ?" aku menengok asal suara itu, seorang pria sedang berdiri di sampingku sambil membawa dua cangkir. "Emang nggak bisa lihat kalau saya sedang sendirian!" jawabku ketus dan kembali melihat rintik-rintik hujan. "Wo.. santai aja mbak, nih mau kopi ?" tanyanya lembut. aku memandangnya sekilas dan melihat senyum simpulnya yang manis. aku hanya mengangguk. "Suka yang manis atau yang pahit ?" tanyanya lagi. "Terserah aja deh" jawabku malas. "Haduh mbak jangan galak-galak dong tambah cantik loh" godanya. aku hanya menatapnya tajam. "nih" dia memberikan secangkir kopi kepadaku.
All Rights Reserved
#671
coffee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY LITTLE ZEE [Revisi]
  • Loving in silence
  • Perihal Hati
  • satu hati satu nama
  • Silent, Please! (Re-up)
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • My Handsome Devil
  • AIRen
  • FEARLESS || JAYISA

"Jeje mau mpeng uting kak Chika." "Zee, kamu nakal! Chika kirim kamu ke panti asuhan sekarang juga!" Nama lengkapnya Alzeendera Bumi Antariksa. Umurnya 22 tahun, wajahnya nyaris sempurna namun perilakunya seperti bocah kecil anak 7 tahun. Zee bukan anak idiot. Bukan juga pengidap gangguan mental. Ia hanya seorang pria yang diciptakan nyaris sempurna oleh Tuhan yang sedang kehilangan arah. Kemudian keluarganya tiba-tiba menikahkan nya dengan Yessica Sahar Tamara. siswi kelas 12 SMA yang bahkan belum sempat menikmati masa remajanya dengan utuh. Usianya baru 18 tahun. Tapi kini, ia harus memikul tugas sebagai istri sekaligus pengasuh dan mungkin...seorang ibu..? Entah lah.. "Mungkin kamu bukan yang pertama aku cintai, tapi kamu perempuan terakhir, ending terbaik dari perjalanan Alzeendera." --- 🌧 Apa yang sebenarnya terjadi pada Zee? 🌼 Bisakah Chika menyembuhkan jiwa Zee? 💔 Ataukah justru ia yang akan patah lebih dulu? --- ✨ "Kamu adalah sesuatu yang gak pernah aku harapkan namun kini menjadi kebahagiaan yang sesungguhnya." - Yessica Sahar Tamara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines