Karma
  • WpView
    Reads 61,597
  • WpVote
    Votes 2,241
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Oct 28, 2019
Beberapa part terakhir di private. "Karena sekuat apapun cinta terakhirmu, kamu takkan pernah benar-benar bisa lupa pada cinta pertamamu." Ya, aku setuju dengan kalimat itu. Sampai sekarang aku tak bisa lupakan Dilla, yang dulu pernah kuperjuangkan lalu ku sia-siakan. Kini aku percaya karma, disaat bahuku tak lagi jadi tempatnya bersandar. Ini salahku, harusnya tak kusia-siakan dia saat ada kesempatan, bukan memohon saat semuanya telah berubah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teruntuk Pesawat Kertasku [✓]
  • Aspettare
  • PLUTO
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • For You [END]
  • Saat Aku Melihatmu
  • Our Tragedy
  • Resolusi
  • Hilang dan Pulang
  • Misunderstand

[COMPLETED] ATTENTION : don't copy my story! Use your own head! ••• "Saya bukan cerita fiksimu" ⏺️⏺️⏺️ Tenggelam dalam rasanya cinta pertama, Cinta diam-diam, Cinta cerita fiksi bahkan cinta pada Idola itu sakit. Apalagi bila salah satu dari kisah mu dan ekspetasimu tak ada yang berjalan sesuai apa yang kamu bayangkan. Tidak seperti di novel-novel. Aira dengan sejuta rasa dan dirasa, Bersama Teman-teman yang menggila dengan kisah cinta putih abu-abu. Aira lintang Padmadani dan Kisahnya. Copyright©2017 by Sleepyrose

More details
WpActionLinkContent Guidelines