Ana Uhibbuki Fillah

Ana Uhibbuki Fillah

  • WpView
    Reads 406,422
  • WpVote
    Votes 12,447
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 18, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
'Kenapa dia masih ada dikampus? Bukannya dia salah satu mahasiswaku? kalau tidak salah namanya Jodha' suara hati Hameed 'Sombong amat gadis ini.. belum tau dia, diluar sana banyak gadis yg antri untuk sekedar menyentuh tanganku' gumam Jalal dalam hati. "Tentu aku senang jika ammi mengizinkanku tinggal disini, tapi sepertinya Jalal tidak suka dengan kehadiranku di rumah ini," ucap Jodha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • Belantara Jiwa (END)
  • Milik Nathan
  • Di Bawah Langit Subuh (Seson 1||SELESAI)
  • Kata Hati
  • Surga Yang Ku Rindukan
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Sebening Cinta
  • Lauhul Mahfudz✓

Aku tidak berani bermimpi. Mungkin ini adalah capuccino terakhir yang bisa kunikmati sambil berbincang berbagai basa-basi denganmu. Membicarakan konsep masa depan yang terlalu jauh, bagiku semacam menelan angan kosong. Lelah jiwaku bila terus berpura-pura menikmati obrolan yang membuatku ingin menghilang. Dan sore ini, setelah lama aku bersembunyi, kau pun datang lagi. "San, kamu kemana saja?" "Aku tidak kemana-mana hanya mengistirahatkan hati." "Jangan pergi lagi. Kita bisa menghadapinya bersama, kan? "Maaf, Kak. Kakak punya impian dan aku punya kenyataan. Aku tak mau menjadi perusak mimpi itu." "Tapi kau adalah sebagian impianku." "..." _________________________________________ NOTE : Cerita ini hanya fiktif belaka. Apabila terdapat kesamaan waktu, tempat, dan suasana hanya karena terinspirasi saja

More details
WpActionLinkContent Guidelines