Be Mine
  • WpView
    Reads 3,573
  • WpVote
    Votes 298
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Elda Abraham, harus menunggu 3 tahun untuk bisa kembali masuk kedalam tubuhnya. Elda benar-benar terkejut saat sang malaikat mau mengenalkannya kepada pria asing yang menjadi syaratnya untuk hidup. Shohan Artajaya, harus menerima kenyataan bahwa syaratnya untuk bisa kembali hidup adalah Elda. Sementara itu dia juga harus merelakan hubungan pertunangannya berakhir. Elda dan Shohan tidak akan bisa berjauhan lebih dari 4 meter karena itu adalah syarat dari malaikat maut agar mereka bisa kembali ketubuh mereka. Shohan, "Itu sama saja kita harus hidup bersama, ayo kita menikah!" Elda, "Bagiku tidak masalah, selama aku bisa kembali ketubuhku" Karena di daftarkan ke #wattys2016 maka aku repost #Wattys2016
All Rights Reserved
#40
bemine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • Twinflame Xodiac : AC
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • 30
  • Let's Not Fall In Love (COMPLETED)
  • ALEANGGA [On Going]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines