My Sweet Cherry

My Sweet Cherry

  • WpView
    Reads 2,506,552
  • WpVote
    Votes 690
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Bad Boy
Erotica
Kau adalah canduku, Kau menjeratku dengan pesona manismu.... Regarta Sanders, seorang CEO tampan yang memiliki sikap arogan dan keras kepala itu, tanpa disadari telah menyimpan rasa terhadap seorang gadis yang baru saja ditemuinya. Pria tampan itu terjerat oleh pesona seorang gadis pelayan di bar, entah mengapa paras cantik nan manis itu bisa menjeratnya hingga ia menginginkan gadis itu agar terus berada di sampingnya. Gadis itu benar-benar telah membuatnya gila. Apa yang akan dilakukan oleh seorang Rega pada sesuatu yang sangat diinginkannya? Akankah ia mendapatkan gadis itu? "Saat pertama kali melihat wajah manismu, entah mengapa aku sangat menginginkanmu. Apa sebenarnya yang telah kau perbuat padaku, sehingga aku bisa terjerat oleh pesonamu seperti ini?" "Kau membuatku gila, Manis!" -Regarta Sanders- ••••• "Give me one kiss, Baby...." Gadis itu terbelalak dengan apa yang dialaminya saat ini, pria yang menolongnya tadi tengah merenggut ciuman pertamanya. 'Sial, ternyata dia memang manis,' batin Rega. Sesungguhnya sedari tadi Rega telah lama memerhatikan bibir gadis itu, ia ingin sekali mencium gadis itu. Entah mengapa paras manis gadis itu membuatnya gemas untuk tidak melumat bibir pink merona itu. Saat keduanya mulai kehabisan pasokan oksigen, Rega mulai melepaskan bibir manis itu walaupun tidak rela, namun sedetik kemudian sebuah tamparan bersarang di pipinya...ya, gadis itu menamparnya. "BEJAT!!!" Umpat gadis itu, lalu pergi sambil membekap mulutnya, meninggalkan Rega yang masih mengusap pipi kirinya yang terasa panas akibat tamparan tersebut. "Sial!" Umpat Rega sambil tertawa menatap kepergian gadis itu. Rega menjilat bibirnya sendiri sambil menyunggingkan seulas senyum. "Kau terlalu manis untuk dilepaskan, Sayang...." ●●●●● Sequel dari cerita : I Hate You With My Love & My Daddy is My Uncle Copyright© By. Renny Sande Genre : Novel Dewasa ⚠️21+ | Romance Update : Sabtu & Minggu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cuddling Myself
  • Bastard Husband, Cold Wedding #REPOST [Sequel Cold & Bastard Devil]
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • My First Love [END]
  • Queen for the King (SERI KE 2 I WIN YOU)
  • LEARA
  • Cold Devil [#TDS2]
  • BAD LIAR (Completed)
  • Love Hate Relationship (Zeedel)

"Aku mau tidur sama Kakak!" teriak gue sebelum laki-laki itu pergi dari kamar ini. Ya katakanlah gue udah gila karena nerima tawaran buat tidur sama dia gitu aja. Terus apa yang gue dapet? Sudut bibir laki-laki itu tertarik ke atas. Hanya dengan matanya, gue sudah ngerasa dilucuti lewat tatapan tajam dia itu. "Sebucin itu lo sama gue?" tanya dia sambil mandang remeh ke arah gue. "Kakak ngasih pilihan..." menjeda pelan, gue neguk ludah kasar. "Dan pilihan aku adalah tidur sama Kakak," lanjut gue. Terserah dia mau bilang apa, yang penting gue juga dapet apa yang gue mau. Laki-laki bertubuh jakung dengan badan proposional itu berjalan ke arah gue yang sekarang lagi duduk di tepi ranjang. Tubuhnya membungkuk, memajukan wajahnya hingga membuat tubuh gue sontak mundur ke belakang. Namun tangan laki-laki itu justru nahan punggung gue. Mata gue melotot waktu ngerasain tangannya bergerak mengelus pelan punggung gue, dengan wajahnya yang semakin maju. Gue bahkan sudah nahan napas saking ngga siapnya dengan sikap dia itu. Jantung gue berdebar kencang seakan lagi ada pesta di dalam sana. "Lo tahu tidur yang gue maksud, ngga akan seindah tidur yang lo impikan." Dan gue tahu, sedari awal gue ngga pernah nyesel sama pilihan gue. Karena kehilangan dia, jauh lebih buruk dari pada penyesalan yang menanti di ujung sana. ••••••••• Story Written by Glynis Awnthera October 9th, 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines