Nine Season in Campus

Nine Season in Campus

  • WpView
    Reads 1,163
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 16, 2015
Pengantar sederhana Hai sobat pembaca, aku akan sedikit berbagi cerita tentang 8 orang cewe yang memulai persahabatannya di kampus Unlam. Ya unlam, unlam merupakan pilihan mereka berdelapan. Dan kebetulan mereka juga dipertemukan dalam satu prodi dan satu kelas yang sama pula. 4 tahun bukan waktu yang sebentar bagi mereka menjalin persahabatan. Pahit manis. Tawa tangis, bahkan hal-hal yang gokil pun sering terjadi. Namun, hingga mereka lulus pun tetap masih terjalin dengan baik.. mereka pernah berkata “persahabatan di atas segalanya”, benarkah? Yuk kita intip ceritanya.. Oppss, judulnya nine season in campus, tapi kok cuma 8 cewe? Hayo tebak siapa yang ke 9 nya sobat??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married
  • Moonstruck
  • MY POSSESSIVE BOY
  • ERN
  • one name is one month
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Absurd Class [TERPAKSA HIATUS, CLASS NYA UDAH GAK SERU LAGI]
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Nerd Outside Bad Inside
  • Roommate With Benefits

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines