The Expert Club

The Expert Club

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2015
Sinopsis The Expert Club Masa-masa SMA dikatan sebagai masa yang tidak bisa dilupakan, atau lebih tepatnya masa-masa terindah dalam hidupmu. Tapi, apakah itu berlaku bagi 5 orang yang berbeda prinsip, kepribadian, status sosial, cara pandang, dan masih banyak perbedaan lainnya. Mereka berlima disatukan oleh sebuah klub yang mengatasnamakan kebenaran, keberanian, persahabatan, keahlian, dan cinta. "Kalian semua teman-teman gue, kalian yang selalu ada saat gue senang maupun susah, walaupun kita baru bersama-sama selama 2 minggu ini. Tapi, gue udah ngerasa seperti 2 abad." Callia Jasmeen "Mereka itu bukan apa-apa dibandingkan kita, jadi jangan pantang menyerah. Kita pasti bisa menang asalkan kita bersama-sama, kompak, dan pake otak dan keahlian kita. Yah, walaupun yang kamu bisa makan sama tidur aja sih dit." Ivana Adara "Sorry, tapi gue lebih memilih persahabatan kita daripada cinta. Dan kalaupun kita berjodoh, suatu hari nanti kita pasti bakalan ketemu lagi, walaupun jalan kita berbeda. Karena, mungkin jalan itu mempunyai ujung yang sama." Hanan Ganendra "Percaya sama gue, kalau lo nggak bersalah. Karena, Tuhan itu nggak tidur dan kebenaran selalu ada dekat lo." Agan Prasaja "Gue tau kalau gue nggak pintar kayak lo, tapi, gue punya satu hal yang gue banggakan. Gue, berani ngehadapin dunia yang jahat ini dan nggak sembunyi di bawah kekayaan." Aditya Putra
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEBALIK
  • Teman Lama (Empat)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • ANNISA {ON GOING}
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
SEBALIK

Hidup tidak selalu sejalan. Mencintaimu pun bukanlah sebuah keinginan. Sebab, patah hati menjadi sebuah keharusan yang ku dapatkan. Karena denganmu, tinta beracun yang ku temukan. Namun, seperih apapun tetap saja bahagia harus ku cipta bukan? -Arthawidya Perbedaan yang kupunya tidak akan membuatmu bahagia. Kata orang, jatuh cinta sama saja menerima suka dan duka. Tapi, aku tidak bisa membagi duka denganmu. Terlalu banyak pilu yang akan terbagi jika dirimu disampingku. Inginku menjadi si sempurna tapi tidak ada manusia yang bisa melakukan semua. Aku bersikeras ingin bersamamu dengan bahagiaku. Tidak dengan luka dalam membiru. Tidak akan kubagi sakitnya padamu. Hanya saja, hal yang ku benarkan malah menyesakkan untukmu bukan? -Maheswara Manusia hina memang menjijikan. Tapi siapa yang menjadikannya hina? Bukankah ada campur tangan manusia lainnya? Manusia bertingkah sebab sebuah alasan. Kesakitan, keraguan, kesenangan, segala bisa dijadikan pembicaraan. -Ganendra

More details
WpActionLinkContent Guidelines