Like a small boat

Like a small boat

  • WpView
    Membaca 425
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadLengkap Sel, Agt 2, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sebuah perahu kecil di samudera yang luas, terombang-ambing oleh ombak yang tiba-tiba menerjang. Sebuah kehidupan, dimana kita hidup ditengah masyarakat, berada ditengah antara individu dengan individu lainnya. Aku, seorang anak panti yang mungkin bernasib tidak baik, 16 tahun aku hidup di panti ini. menghabiskan waktu dengan banyak belajar dari sebuah kehidupan. Aku, Rena Lokheswara gadis yang tumbuh di panti. entah kenapa orang tua ku meninggalkanku di panti asuhan ini. Aku, mungkin beberapa orang mengenalku dan mengetahui keberadaanku akan prestasi ku. Dia, mungkin ia ditakdirkan hanya membuatku marah. Dia orangnya, Raffa. mau tahu kelanjutannya. baca yuk story aku...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Embun Pagi
  • seirenes
  • Gadis Desa Jadi Milliarder (END)
  • The Mafia
  • My Life, My Destiny
  • New Possessive Family
  • Grisella Laurensa
  • sraddah (on going)
  • Married By Accident
  • life, promise and love

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan