We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Tall Girl Love

The Tall Girl Love

  • WpView
    Reads 691
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 13, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kalian mau tau rasanya jadi diriku? Gadis 16 tahun dengan tinggi lebih dari yang diinginkan wanita Indonesia normal. Everybody always said that aku harus bersyukur dengan tinggiku, tinggiku suatu kelebihan, blablabla... Tapi apa yang harus disyukuri dari gadis Indonesia dengan tinggi 179,5cm. Iya, 179,5cm jangan katakan 180cm karena aku tidak ingin terdengar setinggi itu. Untuk pria saja diatas 175 sudah termasuk tinggi. Bagaimana denganku yang tingginya almost 180cm? Be a model? Nggak. Siapa yang mau jadi anoreksia hanya demi berlenggak-lenggok di panggung catwalk? Ada, but not me. Fyi, aku bener-bener gaada bakat di bidang olahraga. So, volley or basketball? Hell no for me. Dan lagi... Aku baru-baru ini fall in love with some guy. Aku gabisa bilang dia pendek, tapi... You know lah. Jadi, ini kisahku. Kisah seorang gadis dengan julukan raksasa galah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jane [OPEN PO]
  • Pardon me, Handsome!
  • Sewing Heart Arrogan
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Oh, My CRUSH! (TAMAT)
  • Aslan, Are you my last love?
  • You're Here, But Not For Me
  • Love Makes Sad
  • Fall In Love

"Aku tak tahu apa yang telah kau perbuat padaku, saat kau mengirimku surat pertemuan wawancara kita, aku langsung tertarik mencari data dirimu. Kata-kata mu yang terlalu irit selalu saja membuatku bertanya pada diriku sendiri. Jane, tolong katakan apa kau merasakan hal yang sama?" Tidak. Aku pasti sedang bermimpi. Tak mungkin seorang pria berusia tigapuluhdua tahun yang tampan dan sukses sepertinya menyukaiku. Aku hanya seorang gadis tujuhbelastahun yang berwajah kampungan, bertubuh gempal dan berpenampilan udik. Sungguh, mataku saja tak pantas menatap mata jernihnya. Bagaimana bisa semua ini nyata? "Tidak, aku tak bisa mempercayaimu." aku memilih mengelak daripada aku harus terluka. [18+]

More details
WpActionLinkContent Guidelines