The Darkest of Day

The Darkest of Day

  • WpView
    LECTURAS 17,791
  • WpVote
    Votos 82
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 6, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Madison Forest tidak terlalu mengerti tentang politik, dia hanya tahu bahwa ayahnya adalah seorang Presiden. Suatu kebanggaan, tapi di tengah peperangan dan banyaknya musuh negara, posisi Madison bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. Hampir setiap hari dia harus dijaga oleh beberapa pengawal, dia hanya berharap semuanya normal, dan berharap seandainya jika ayahnya pekerja McDonalds saja, bukan Presiden. Hidupnya pasti tidak akan sesulit itu. Dan seolah Takdir begitu membencinya-seolah ayahnya yang Presiden tidak membuatnya cukup sulit-dia bertemu seseorang, Harry Edwards, mahasiswa yang satu kampus dengannya, begitu aneh, penuh tatto, penuh tindik di wajahnya, dan Madison pikir dia bisu. Tapi ternyata, palsu, dia menculik Madison ketika para pengawalnya dia habisi. Madison tahu bahwa ini akan buruk, lelaki itu mungkin mata-mata musuh negara. Dan ayahnya akan cemas... Madison hanya ingin kembali, atau-paling sederhana-mengatakan pada ayahnya bahwa dia baik-baik saja, tidak perlu mencemaskan Madison dan fokus memimpin negara. Tapi... apakah dia bahkan punya kesempatan bertemu esok ketika Harry terus membawanya menjauh dari Washington? All right reserved Copyright © 2017 K A Dachune __________________________________
Todos los derechos reservados
#16
kissing
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fall
  • DEPENDENCE
  • He Is My Daddy [18+]✓
  • Our DESTINY [COMPLETED]
  • Cold vs Heat ( Completed )
  • To Be Antagonis
  • KANTHA [Nikah Muda]
  • Destroy Her Pride | Open PO
  • My Intern Wife [Harbara]
Fall

"Caitlin, kau harus segera menikah dengan Mikha." Air mata cait perlahan turun membasahi lensa indah juga pipi ranumnya. Menyedihkan. "Cait dengar dad." Tangan robert mengusap dagu cait. Menyeka liquid bening yang sarat akan kebahagian di pipi porselen gadis itu. Cait mengatur pelan nafasnya. Senggukan kecil terdengar dari bibirnya yang ranum. "Ini benar-benar sudah saat nya kami mengatakan semua padamu." robert menghela nafas panjang kemudian menatap satu persatu anggota yang ada di meja makan layaknya mengabsen. "Cait. Aku dan lans memang benar kakak beradik. Kami bukan manusia pada umumnya. Kami-" ucap robert menggantung membuat cait menatap lebih dalam mata ayahnya itu. "Vampire." p.s: touch the star won't hurt ur thumbs dear 😜✌🏻 Copyright © 2015 by chatarinanindy

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido