Magnificent Destiny

Magnificent Destiny

  • WpView
    Reads 30,362
  • WpVote
    Votes 1,083
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing1h 6m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 31, 2017
Part 1-5 PUBLIC Part 6-end PRIVATE Karena kecelakaan itu, akhirnya Kalvino Alaric Mahesa harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Dirinya tidak bisa menolak, saat kakek tua yang ditabraknya meminta agar Kalvin menjaga cucu perempuan semata wayangnya, Avisa Chavali Audri. Sementara itu, sang ayah pun tidak berniat membantu dirinya. Beliau menuntut agar Kalvin menikahi Avisa, agar mereka bisa lebih leluasa menjaga gadis itu. Bagaimana mungkin Kalvin harus menikahi Avisa, dirinya masih seorang mahasiswa yang belum berpenghasilan. Ditambah kenyataan, bahwa Avisa begitu membencinya. sequel wedding vows
All Rights Reserved
#12
weddingvows
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menemukan Yang Hilang
  • Pemilik Hati Tengku [C]
  • Just a Nerd Boy
  • Sejuta Cerita 2 [SherDam FF/AU] - Mini Series
  • Lukisan Rintik
  • We'll Meet Again
  • MY DAHLIA || C
  • The Prospective Of Old Brother In Law Is My Husband (COMPLETE)
  • C | Senja Terakhir Kita
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂

Aruna, seorang perempuan berusia akhir dua puluhan, memulai perjalanannya mencari makna cinta yang lebih dalam. Setelah hubungan yang ia kira akan menjadi segalanya berakhir, Aruna dibiarkan dalam kekosongan dan keraguan. Selama bertahun-tahun, ia selalu percaya bahwa cinta haruslah pengorbanan, meski itu berarti kehilangan dirinya sedikit demi sedikit. Kini, ia dihadapkan pada kenyataan yang membuatnya mempertanyakan apa yang sebenarnya ia inginkan dan butuhkan dalam hidup. Bersama sahabat-sahabatnya, pengalaman-pengalaman yang datang silih berganti, dan kebijaksanaan yang muncul dari luka-lukanya, Aruna memulai perjalanan untuk memulihkan diri, untuk menemukan bahwa cinta sejati tidak harus datang dari orang lain-tetapi bisa juga lahir dari dalam dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines