The Last Awarding

The Last Awarding

  • WpView
    LECTURAS 61
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida mié, mar 30, 2016
WpInfo
No ficción
AKu kembali kecewa Setelah melihat nilai ujian yang baru saja di berikan kepada ku ya Namaku emily aku selalu diolok di kelas karna selalu mendapat nilai ujian jelek aku udah belajar siang malam tetap aja selalu 60 an entah ya kenapa temenku yang namanya kimberly cukup belajar 2 jam pasti nilainya 100. Kebetulan setelah ini ada ulangan Mtk pokonya gue harus dapetin nilai bagus kalo bisa kimberly yang nilainya jelek. Ulangan pun tiba......... jeng jeng jeng gue mulai melihat soal-soal yang mengerikan sepertinya gue gada harapan untuk ngalahin nilainya si kimberly deh."waktu mengerjakan tinggal 15 menit!"ucap pak somat (guru mtk) sambil memperbaiki kacamatanya. Ternyata kimberly adalah murid pertama yang ngumpul ujian pertama. Gue coba menggingat-ingat lagi pelajaran mtk yang tadi gue pelajarin tapi gue sama sekali gak ingat apa-apa. Tiba-tiba pak somat keluar dari ruangan kelas dengan alasan ingin ke toilet. Tiba-tiba temen samping gue yang namanya sherly ngasih surat kecil ketika gue
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • "True Love"
  • GHAVARI
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • LOVE STORY QIANARRA
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • Davidson || END
  • KIARA [END]

Perkenalan: Namaku Janey, aku tinggal di Kota Menara Eiffel, Paris. Aku tinggal bersama orangtuaku dan adik laki-lakiku, Darrel, yang berumur 16 tahun. Besok daddy akan dinas di London. Dan karena itu, aku harus pindah kuliah ke sana. *Janey POV* Hari ini aku sangat semangat karena ini hari pertamaku kuliah di salah satu universitas terbaik dunia yaitu UNIVERSITY COLLEGE OF LONDON. Aku tidak tahu hal apa yang bisa membuatku masuk ke universitas ini, yang jelas aku merasa sangat senang dan beruntung sekali. *SKIP* "Terimakasih pak," ucapku kepada supir yang mengantarkanku sekolah. Aku turun dari mobil dan mulai melangkahkan kakiku menuju gerbang yang sangat tinggi. Saat aku berjalan, aku merasa sangat aneh karena hampir seluruh mahasiswa yang aku lewati menatapku tajam. Aku menghilangkan pikiran negatifku lalu menghiraukan mereka semua dan mulai melanjutkan langkah kakiku menuju ruang kelas fakultas seni. Aku membuka pintu kelas dan... "Awww!!!..."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido