Winter in seoul [YooSeungWoo Fanfiction]
  • LECTURAS 560
  • Votos 45
  • Partes 3
  • LECTURAS 560
  • Votos 45
  • Partes 3
Continúa, Has publicado sep 19, 2015
Tempat itu penuh dengan banyak orang. Berdiri menghadap ke satu arah. Bahkan diantara mereka rela berjinjit untuk bisa melihatnya.
  
  Alunan lembut piano terdengar sangat romantis saat  berpadu dengan suaranya yang lembut. Lelaki itu tersenyum manis kepada semua orang yang berada dihadapannya. Membuat para gadis berteriak histeris.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Winter in seoul [YooSeungWoo Fanfiction] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
or
#338kihyun
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Hyacinth cover
Something About You cover
My Papa cover
CHARMOLIPI [χαρμολύπη] || END✓ cover
Baby Titan cover
A MASTERPIECE OF TRAGEDY  cover
Kita kan musuhan cok!  cover
Mengulang Masa Kecil Gean [Completed] cover
Alatthalita cover
Us And Destiny (Transmigration)  cover

Hyacinth

24 Partes Continúa

[Brothership, Familyship, & Bromance Area] [Not BL!] . . . Perlakuan kasar juga sikap acuh tak acuh menjadi landasan penyesalan mereka saat melihat tubuh itu terbaring kaku di ranjang pesakitan setelah sebelumnya di tangani oleh dokter. Satu kalimat yang keluar menyentak begitu dalam relung hati mengingat semua duka yang tertoreh pada sosok lembut itu. "Tuan muda telah tiada." Begitu katanya. Sangat singkat namun kalimat itu tidak pernah ingin mereka dengar. Tidak sekali pun dalam hidup mereka. Jika saja kesempatan kedua itu ada, maka izinkan mereka untuk menebusnya. Memberikan kehidupan lebih baik padanya yang mengulas luka penyesalan paling dalam bahkan tanpa sebuah kata. "Mendekat lah, papa ingin mendengar detak jantung mu." "Jangan makan makanan tidak sehat! Bawa bekal saja dari rumah." "Jika berani bergadang, aku akan tidur sembari memelukmu hingga pagi." "Diam saja di sana, olahraga berat tidak baik untuk tubuh mu yang lemah." "Kenapa kalian semua bertingkah aneh seperti aku orang tua berusia seratus tahun?" . . . Bunga Hyacinth melambangkan duka, penyesalan, kecemburuan dan iri hati. Dalam mitosnya Hyacinth tumbuh dari darah seorang pemuda yang sangat di sayangi oleh Apollo dan Zephyr, dan dia terbunuh karena rasa iri Zephyr pada kedekatan antara si pemuda dan Apollo. Tetapi di sisi lain, Hyacinth juga memiliki makna pengampunan atas kesalahan orang lain.