Bagiku, kamu bukan cinta Karena bagiku cinta bisa saja memudar oleh waktu Bagiku, kamu adalah rumah Tempat aku pulang, tempat aku melepas rindu, tempat aku istirahat, dan tempat aku menjadi diriku Rumah adalah kamu Aku yakin, rumah tidak bisa menghilang Namun, aku lupa Rumah bisa saja rusak, meninggalkan luka dan merenggut jiwa *** Nail tidak percaya cinta, baginya cinta hanya dongeng. Semua hubungan di dunia ini hanya berdasarkan pada hak dan kewajiban. Namun, pandangan itu berbeda ketika dia bertemu dengan gadis dengan tas biru langit. Nail menemukan keteduhan, tempat pulang, dan tempat istirahat.
More details