My One Stars

My One Stars

  • WpView
    Reads 1,975
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2015
Aku harus belajar mencintainya. Harus merasakam pedih yang tak pernah padam. Pedih akan masalalu dari ayahku yang selalu memukuliku tanpa henti. Hingga pedih harus menerima dia, harus menerimanya sebagai suami di umurku yang masih belia. Pandangan sinis dari setiap sudut mansion mewah ini. Gosip yang tak mengenakan setiap harinya dari para pelayannya. Satu yang membuatku bertahan. Wanita buta itu. Wanita yang pernah aku selamatkan saat tempo hari. Dialah ibu dari suamiku saat ini. Haruskah sekarang aku mengharapkan cintanya untukku? Kau bodoh Ree! Dia memiliki segalanya. Untuk apa memgharapkan ku di saat seperti ini. Tapi kenapa dia.... ~Audrey Nathania~
All Rights Reserved
#675
man
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovely Glacie (Terbit; Penerbit Galaxy)
  • Unpredictable Love
  • KANAYA: The Missing Puzzle
  • Gone.  Last Love
  • Thank You
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • The Fault
  • My Body My Choice
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Miss You Love

(PART TIDAK DIHAPUS) Glacie : Aku pernah mencintainya. Sekarang, mungkin aku masih mencintainya. Aku menikahinya bukan karena kesepian. Dia laki-laki yang bisa menjagaku. Dia laki-laki yang bisa menjadi ayah dari anak-anakku. Kedewasaan dan kesungguhannya dalam mencintai membuatku merasa hidup kami akan sempurna. Namun, apa yang harus kulakukan kalau Dave ternyata masih hidup? Bukankah aku masih istrinya? Heath : Aku sangat mencintainya. Aku melakukan apa saja untuk itu. Aku menikahinya bukan hanya untuk melindunginya dan anak-anaknya, tetapi juga untuk membuat keluarga baru, hal yang seharusnya kulakukan bertahun-tahun lalu. Dia bukan lagi gadis kecil periang seperti dulu. Dia perempuan dewasa yang memiliki luka menganga di dalam hatinya. Dia membutuhkanku. Namun, bagaimana dengan kebahagiaanku sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines