Moodbreaker

Moodbreaker

  • WpView
    LECTURAS 2,143
  • WpVote
    Votos 94
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida vie, sep 25, 2015
Namanya Cindai. Hanya seorang pelajar SMA yang tinggal di Indonesia bersama pamannya, sedangkan kedua orangtuanya berada di Amerika. Tanpa semua orang tau -kecuali sahabatnya- bahkan tak terkecuali keluarganya, Cindai adalah anak buah atasan dari organisasi di bawah naungan FBI. Memang kalau masuk organisasi itu pasti bahaya, apalagi harus lihai megang senjata dan sebangsanya. Tapi Cindai suka kok. Dan Cindai benci dengan teman sekelasnya yaitu Bagas. Kenapa sih Cindai benci banget ama Bagas? (Cast : Bagas-Cindai)
Todos los derechos reservados
#7
cindai
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nadi Membenci Hati
  • NOT ONLY ABOUT US
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • BAGASKARA
  • BEDA DUNIA
  • Selebgram [end]
  • Complicated : Where are you?  (complete)
  • Alando (Tahap Revisi)
  • GASA [end]

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido