Story cover for Cold Hearted by nadyasmuhtar
Cold Hearted
  • WpView
    reads 480
  • WpVote
    Stemmen 51
  • WpPart
    Delen 2
  • WpView
    reads 480
  • WpVote
    Stemmen 51
  • WpPart
    Delen 2
Lopende, voor het eerst gepubliceerd sep. 26, 2015
Pembunuhan berantai terjadi di Sekolah Tinggi Avery. Polisi memulai penyelidikan dan bekerja sama dengan murid di sekolah itu, namun hasilnya malah semakin memusingkan. Banyak bukti yang hilang secara misterius. Taktik pembunuh itu tidak bisa diprediksi sama sekali hingga penyelidikan tidak menghasilkan apa pun. Namun tidak dengan orang itu. Dia tahu apa yang terjadi, dan ia hanya menutupinya dengan seringai.

Copyright 2015, NadyaShafira1
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om Cold Hearted aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Pembunuh Di Sekolah door Deesca
10 delen Lopende
Seorang gadis bernama Karin secara tidak sengaja terlibat dalam kasus pembunuhan di sekolahnya. Semuanya berawal ketika dia tidak sengaja menemukan mayat petugas kebersihan sekolah di belakang gudang. Hal ini menggugah rasa ingin tahunya tentang apa yang telah terjadi. Dia masih ingat dengan jelas genangan darah yang membuat rumput menjadi merah, dan tergeletak dengan beberapa luka tusukan. Mayat itu tampak seperti binatang kecil, tak berdaya di hadapan pemangsanya, mati begitu saja. Sebelum menemukan mayat itu, dia berpapasan dengan seorang pria. Seorang pria jangkung dengan masker dan kacamata hitam yang menutupi wajahnya. Pria itu juga mengenakan topi untuk menutupi rambutnya. Pakaiannya tampak berlapis-lapis, dan dia membawa tas besar yang tampak sangat berat. Namun, ada sesuatu yang tidak bisa disembunyikan oleh pria itu. Aroma darah yang jelas menguar dari tubuhnya. Kekacauan terjadi di lingkungan sekolah. Orang-orang mulai membentuk opini mereka sendiri. Karin adalah orang yang paling terpengaruh. Ia sering ditanyai tentang mayat yang ditemukannya. Orang-orang terus memintanya untuk menceritakan kembali kejadian itu. Pada saat itu, seorang guru baru datang dan mengalihkan perhatian warga sekolah. Seorang guru muda dengan wajah tampan yang menarik perhatian semua orang. Kasus pembunuhan menghilang begitu saja. Polisi tidak dapat menemukan petunjuk lagi. Ketika orang-orang mulai lupa, Karin merasa ada yang janggal. Guru muda itu tampak aneh di matanya. Karin merasa guru itu selalu mengawasinya. Guru itu juga memiliki sebuah buku catatan hitam yang ia tunjukkan kepada murid-muridnya. Dia mengatakan bahwa buku itu adalah catatan untuk anak-anak yang nakal. Jika pelanggaran mereka melebihi tiga kali, mereka yang nakal akan dihukum. Saat itulah pembunuhan berikutnya dimulai.z
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 10
[END] High School of Mystery: Cinereous Case cover
School Case [COMPLETED] cover
MURDERER IN THE SCHOOL [Completed] cover
Murder of the Principal [END] cover
Pembunuh Di Sekolah cover
who is the mastermind[REVISI] cover
Zavier (Terbit) cover
DISGUISE  cover
Siapa Pelaku Sebenarnya cover
Infinity High School cover

[END] High School of Mystery: Cinereous Case

35 delen Compleet

[High School of Mystery 3] "Keadilan memang harus ditegakkan. Namun, cara yang ditempuh juga harus sesuai dengan keadilan." Kasus pembunuhan berantai di sekolah mereka belum lama berakhir. Ujian semester ganjil dilaksanakan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. Para siswa sekarang bisa bernapas lega. Sekolah mereka aman dari para pembunuh yang mengancam nyawa mereka. Termasuk para anggota tim detektif yang akhirnya bisa belajar untuk menghadapi ujian kelulusan dengan tenang. Namun, para pelaku kriminal selalu mencari kesempatan untuk melakukan kejahatan. Mereka tidak akan pernah menyerah. Semuanya dimulai dari kepala sekolah mereka yang ditemukan tewas kehabisan darah di dalam ruangannya setelah rumor tentang kasus korupsi yang dilakukannya tersebar. Tak lama setelah itu, muncul kembali kasus-kasus serupa yang menimpa para pejabat tinggi yang melakukan tindak pidana korupsi lainnya. Steve, seorang detektif SMA memutuskan untuk membantu kepolisian dalam menyelidiki kasus-kasus itu. Namun, kebingungan sempat menyapa saat semakin lama ia menyadari jika pihak kepolisian secara tidak langsung "mendukung" tindakan pelaku yang seolah memperjuangkan keadilan. Inilah kasus yang akan membuktikan apa arti sebenarnya dari keadilan, siapa yang sebenarnya sedang memperjuangkan keadilan. Kasus yang terjadi ketika warna hitam dan putih bergabung dan sangat sulit dipisahkan. Warna kelabu.